GayaSeni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Gaya atau corak atau aliran dalam seni rupa beraneka ragam. Secara garis besar, gaya karya seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : tradisional, modern, dan postmodern. a. Tradisional Seperti halnya karya seni rupa Nusantara, perupa seni rupa mancanegara juga memiliki gaya tradidional.
Secara garis besar, gaya seni rupa dibagi menjadi tiga, antara lain Gaya Seni rupa Tradisional bersifat turun-temurun, artinya karya seni rupa ini tidak mengalami perubahan dari masa ke masa. Gaya seni rupa Tradisional dibagi menjadi dua yaitu Primitif dan Klasik. Istilah primitif berasal dari kata prima yang artinya pokok atau sederhana. Klasik berarti kuno atau zaman dahulu kala. Di nusantara, zaman klasik terjadi pada masa Hindu-Budha. Pada zaman sekarang ini, karya seni rupa sudah mengalami perubahan gaya dari sederhana menjadi rumit dan ornamental. Gaya Seni Rupa Modern adalah corak karya seni rupa yang sudah mengalami kemajuan, perubahan, dan pembaruan. Secara garis besar, gaya seni rupa modern dapat dibagi menjadi tiga yaitu, gaya representatif, nonrepresentatif, dan deformatif. Kata representatif berasal dari kata representasi yang berarti nyata atau sesuai dengan keadaan. Gaya seni rupa yang termasuk representatif adalah romantisme, naturalism, dan realisme. Istilah Romantisme berasal dari kata roman yang artinya cerita dan isme artinya gaya/aliran. Romantisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya mengandungan cerita tau kisah hidup manusia atau hewan. Salah satu perupa mancanegara yang mempelopori aliran ini adalah Fransisco Goya Spanyol, Sedangkan Perupa nusantaranya adalah Raden Saleh. Istilah Naturalisme berasal dari kata nature yang artinya alam dan isme artinya gaya/aliran. Naturalisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan alam. Istilah Realisme berasal dari kata real yang artinya nyata dan isme artinya gaya/aliran. Realisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penjelasan gambar nya berupa hal yang sesuai dengan kenyataan hidup. Pelukis mancanegara yang mengambil aliran ini adalah Rembandt van Rijn Belanda. Istilah nonrepresentatif berarti suatu karya yang sulit untuk dimengerti atau dikenali yang biasa disebut dengan abstrak. Istilah Deformatif berasal dari kat deformasi yang artinya perubahan bentuk tetapi bentuk aslinya masih bisa dikenali. Gaya Seni Rupa yang termasuk deformatif adalah Surealisme, Impressionisme, Kubisme, dan Ekspresionisme. Istilah Surealisme berasal dari kata sur yang artinya melebih-lebihkan dan isme artinya gaya/aliran. Surealisme adalah gaya/aliran seni rupa yang cara penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan. Pelukis mancanegara yang mengikuti aliran ini adalah Salvador Dali. Istilah Impressionisme berasal dari kata impression yang artinya kesan sesaat dan isme gaya/aliran. Impressionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang cara penggambarannya berupa kesan saat objek dilukis. Pelukis mancanegara yang mengikuti aliran ini adalah Claude Monet. Istilah kubisme berasalh dari kata kubus yang artinya bentuk persegi empat dan isme artinya persegi empat. Pelukis mancanegara yang mengambil aliran ini adalah Pablo Picasso Istilah Ekspresionisme berasal dari kata expression yang artinya ungkapan jiwa atau emosi dan isme artinya gaya/aliran. Ekspresionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang hasil karyanya berasal dari ungkapan jiwa atau emosi perupanya pada saat melihat objek. Pelukis mancanegara yang mengikuti aliran ini adalah Vincent van Gogh. Postmodern atau yang biasanya dikenal dengan istilah posmo adalah gaya seni rupa pasca atau sesudah modern. Seni rupa posmo memiliki ciri-ciri antara lain § Perpaduan antara penyederhanaan bentuk § Cenderung tidak mempunyai aturan tertentu.
Bidangseni rupa dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu seni rupa murni, kriya, dan desain. Seni rupa murni mengacu kepada karya-karya yang hanya untuk tujuan pemuasan eksresi pribadi, sementara kriya dan desain lebih menitik beratkan fungsi dan kemudahan produksi.
Neo-Klasisisme Paham dalam seni lukis yang mengangkat kembali karya seni zaman Yunani dan Romawi klasik. Tokohnya adalah Jaques – Louis David dari Prancis. Karya-karyanya antara lain Oath of Horatil dan The Death of Socrates. Ciri-ciri aliran neo-klasisisme Bertema cerita lingkungan istana yang cenderung dilebih-lebihkan. Bergaya naturalis baik bentuk, anatomi dan proporsinya. Tampilan bentuk yang simetris, seimbang dan harmonis. Pewarnaan terang, selaras, serasi dan seimbang. Tampak ada kesan ruang dan perspektif. Terikat dengan aturan nilai-nilai intelektual akademis. Romantisme Aliran seni rupa yang penggambarannya mengandung kisah kehidupan manusia atau binatang. Romantisme menentang paham neo-klasik karena tidak sesuai dengan keadaan perang saat itu. Aliran ini menganggap aliran neo-klasik terkesan tenang, kaku dan membual. Ciri-ciri aliran romantisme Terkandung cerita yang dahsyat dan cenderung emosional. Temanya fantastis, mengenal kepahlawanan purba. Menggunakan warna kontras. Adanya kesan gerak dan dinamis. Lebih menyentuh perasaan. Penonjolan perilaku dan karakter manusia secara berlebihan. Pelukis mancanegara yang menganut paham ini antara lain Theodore Gericauld, Eugene Delacroix Prancis, dan Joseph Turner Inggris. Sedangkan pelukis-pelukis nusantara yang bergaya romantisme adalah Raden Saleh Syarif Bustaman, pelukis dan perintis seni lukis modern Indonesia. Karya-karyanya banyak dipengaruhi gaya Delacroix. Naturalisme Aliran yang melukiskan keadaan alam yang sebenarnya seperti pemandangan alam yang indah. Ciri-ciri aliran naturalisme Tidak ada batasan garis benda, bentuk terjadi oleh terang gelap karena penyinaran. Sudah menggunakan perspektif dan proporsi terutama dalam melukis model manusia dan binatang. Pewarnaan sesuai dengan warna alam. Pelukis mancanegara yang mempelopori gaya ini adalah Theodora Rousseu, Julis Dupre, Charles Prancois Daubighy, Claude, Constable, Jean B. Camillet, Thomas Gainsborough dan John Constable. Sedangkan pelukis nusantara yang bergaya ini adalah Abdullah Suryosubroto, Basuki Abdullah, Wakidi, Prigadi, S. Sudjojono, Wahdi Sumanta dan Rustamaji. Realisme Aliran yang melukis keadaan sesuai dengan kenyataan. Pencetus aliran ini adalah Gustave Coubert. Objek realis selalu menampilkan figur-figur rakyat biasa dalam lukisannya. Seniman yang mendalami aliran ini lebih sensitif dan peduli terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. beberapa seniman realisme mancanegara adalah Honored Daumier, Jean-Franscois Millet, Fransisco de Goya dan Gustave Coubert. Seniman realisme nusantara adalah Trubus, Dullah dan Dede Eri Supria. Impresionisme Aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan ketika objek tersebut dilukis. Dalam proses melukis, aliran ini mengutamakan pantulan cahaya pada objek. Cahaya yang terpancar dari objeklah yang dituangkan ke dalam lukisan. Tokoh-tokoh mancanegara dalam aliran ini adalah Claude Monet, Edgar Degas, Auguste Renoire dan Sisley S. Sudjojono termasuk pelukis nusantara beraliran ini. Post-Impresionisme dan Pointilisme Aliran ini dipengaruhi adanya penemuan teori warna spektrum warna oleh Issac Newton. Temuan tersebut megilhami Paul Signag dan Camille Pissaro melukis menggunakan titik-titik warna yang saling berdekatan yang akan menghasilkan warna baru. Beberapa tokoh dalam aliran ini adalah George Seurat dengan lukisan titik-titiknya pointilisme, Vincent van Gogh dengan teknik garis warna yang pendek-pendek dan Paul Cezanne dengan objek-objek tiga dimensi yang dilukis menjadi bidang-bidang. Ekspresionisme Aliran yang mengutamakan pencurahan emosi pelukisnya, sehingga aspek warna, bentuk dan ruang sesuai dengan perasaan sang pelukis seperti perasaan sedih, marah dan rasa takut. Ciri khas aliran ini adalah ekspresi warna dan goresan garis yang kuat. Tujuan aliran ini adalah mengungkapkan emosi hasil pengolahan-pengolahan panca indera dan jiwa ke dalam karya lukisan. Beberapa seniman mancanegara yang menganut aliran ini adalah Vicent van Gogh bapak ekspresionisme, Paul Gauguin, Emil Nolde, Karl Schmidt, Mondesohn, Leo Getsel, Sluyters, Henry Jonas, Franz Marc, Edvard Munch, dan Munter. Di Indonesia, tokoh-tokohnya adalah Affandi, Hendra Gunawan, Djoko Pekik dan Popo Iskandar. Fauvisme Aliran yang sejalan dengan ekspresionisme yang ditandai dengan warna-warna kontras dan lukisannya cenderung bersifat agresif, dengan sapuan warna ekspresif mencolok mata, tidak natural dan sapuan kuasnya kasar. Dasar aliran ini adalah kecintaan dalam membuat suatu karya lukis. Seniman yang beraliran ini akan melukis apa saja yang mereka sukai, memberi warna kesukaannya dan ada yang memberi garis pada karyanya. Fauvisme merupakan dasar seni abstrak yang meuncul di kemudian hari. Seniman yang mengikuti aliran inia dalah Henri Matisse, Andre Derain, Maurice de Vlaminck, Valtat, Friesz, Van Dongen dan Rousult. Kubisme Aliran yang melukiskan objek yang berada di alam berdasarkan bentuk geometris. Aliran ini dipelopori oleh Pablo Picasso Spanyol dan George Braque Prancis. Aliran ini sangat memengaruhi pelukis-pelukis Indonesia, seperti But Mochtar, Fajar Sidik, Srihadi Sudarsono, Ida Hajar dan Mochtar Apin. Surealisme Aliran yang melukiskan tentang alam mimpi dan khayalan. Karya yang ditampilkan merupakan hasil perpaduan dunia nyata dengan dunia maya. Aliran ini melahirkan karya yang bersifat fantasi. Tema yang diangkat adalah manusia, binatang dan alam yang dilukis secara aneh. Tokoh aliran ini dari mancanegara, antara lain Salvador Dali, Max Ernst, Odilon Redon, Marc Cagall, Andre Masson, dan Joan Miro. Seniman Indonesia yang menganut aliran inia dalah Ivan Sugito, Gusti Putu Saderi dan Abdul Rahman. Futurisme Aliran yang melukiskan aspek gerak dan kecepatan menjadi konsep dasar, misalnya pengulangan bentuk dengan warna yang terkontrol baik dan rapi sehingga terkesan gerakannya maju. Tema yang diangkat seperti kerusuhan, peperangan dan pesta. Tokoh-tokohnya antara lain Umberto Boccioni, Carlo Carram Filippo Tommaso Marinetti, Luigi Russolo, Giacomo Balla dan Gino Severini. Ekspresionisme Abstrak Aliran yang berakar pada aliran abstrak. Lukisan abstrak karya Wassily Kandinsky merupakan salah satu unsur yang memengaruhi lairan ini, dengan munculnya bentuk-bentuk yang murni dan tidak terdapat di alam. Tokoh-tokoh aliran ini adalah Mark Ruthko, Willem de Kooning dan Jakson Pollock. Konstruktivisme Aliran yang berbentuk tiga dimensi yang abstrak dengan teknik mengkonstruksi bahan-bahan modern berbentuk geometris. Tokoh-tokoh aliran ini Naum Gabo, Alexander Rochdenko dan Vlander Tatlin. Dadaisme Aliran seni yang seolah-olah menampakkan diri sebagai gerakan anti seni. Aliran ini muncul karena kekecewaan para seniman atas meletusnya Perang Dunia I. Ciri-ciri aliran ini antara lain cenderung mencerminkan kekerasan, kekasaran, serba aneh dan sering memutarbalikkan kenyataan. Contohnya adalah peniruan lukisanMona Lisa yang dibubuhi kumis karya Marcel Duchamp. Tokoh-tokoh aliran inia dalah Marcel Duchamp, Tristan Tzara, Hans Arp, Paul Klee, Max Ernst, Marcel janco, Francis Picabia dan Kurt Schwitters. Pop Art Singkatan dari Popular Art, sering disebut sebagai seni pop atau seni untuk masa kini. Aliran ini merupakan reaksi terhadap lingkungan seni, sosial dan kebudayaan pada tahun 1950-an. Seniman yang berkarya tidak terikat oleh aturan-aturan atau paham yang telah ada sebelumnya. Mereka cenderung menghadapi situasi zamannya. Media yang digunakan adalah memanfaatkan barang bekas, seperti kaleng bekas minuman yang dijadikan objek lukisan, gambar iklan di koran, potret orang terkenal, dll. Bentuk karya pop-art antara lain berupa karya cetak, lukisan, kolase, patung, dll. Tokoh-tokoh aliran ini yang terkenal antara lain Jasper Johns, Roy Lichtenstein, Tom Wasselman, Claes Odenburg, Richard Hamilton dan Andy Warhol. Op Art Optik Art Sebuah aliran yang muncul pertama kali di New York pada 1960. Unsur yang dipakai adalah bentuk geometris yang diulang-ulang atau garis yang diatur rapi dan terperinci sehingga memberi kesan seperti teka-teki garis yang menarik pandangan dari satu sudut ke sudut lain. Tokoh-tokoh aliran ini antara lain Victor Vasarely, Yaacov Agam, Richard Anuszkiewiez, Bridget Riley dan Yulian Stanczak.
IlmuFakta: Aliran Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara: Neo-Klasisisme Paham dalam seni lukis yang mengangkat kembali karya seni zaman Yunani dan Romawi klasik. Tokohnya adalah Jaques - Louis D
Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara - Here's Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara collected from all over the world, in one place. The data about Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara turns out to be....konsep karya seni rupa murni nusantara dan mancanegara, riset, konsep, karya, seni, rupa, murni, nusantara, dan, mancanegara LIST OF CONTENT Opening Something Relevant Conclusion Recommended Posts of Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara Conclusion From Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara - A collection of text Konsep Karya Seni Rupa Murni Nusantara Dan Mancanegara from the internet giant network on planet earth, can be seen here. We hope you find what you are looking for. Hopefully can help. Thanks. See the Next Post
Berdasarkanbentuk dan nilai gunanya, seni rupa dapat digolongkan menjadi dua yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Seni rupa murni (fine art) merupakan karya sendi yang diciptakan dengan tujuan untuk dinikmati saja tidak dimaksudkan untuk kepentingan lain seperti lukisan, patung, grafis, relief, mozaik dan masih banyak lainnya.
Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Ragam Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara o Seni Lukis Sni lukis Indonesia yang berkembang, pada gilirannya nanti ikut mempertegas jati diri seni budaya nusantara. Sedangkan mancanegara menjadi pembanding seni budaya Indonesia Seni Lukis Nusantara Seni Lukis Mancaneagar o Seni Patung berdimensi tiga Patung Nusantara Patung Mancanegara o Seni Grafis berdimensi dua Seni grafis sama dengan seni lukis namun dari segi teknik pembuatannya memiliki perbedaan. Seni lukis dibuat dengan teknik aquarel, plakat. Seni grafis dapat dibuat dengan teknik cetak tinggi,cetak dalam, cetak saring, dan cetak cahaya photography Seni Grafis Nusantara Gaya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara o Tradisional Gaya ini juga terbagi menjadi 2 yaitu Primitif Klasik topeng afrika bergaya primitif lukisan pada guci yunani bergaya klasik o Modern Secara umum, gaya modernisasi gaya seni rupa dapat dibedakan menjadi 3, yaitu Representatif, Deformatif, dan Nonrepresentatif Abstraksionisme Representatif Gaya seni rupa ini menggambarkan keadaan yang nyata pada kehidupan masyarakat atau keadaan alam. Gaya seni rupa yang tergolong representatif adalah – Romantisme Romantisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarnya mengandung cerita kehidupan manusia atau binatang. Contoh berburu harimau karya raden saleh the third of may 1808 karya Francisco Goya – Naturalisme Naturalisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarnya sesuai dengan keadaan alam atau alami. Contoh Ombak Laut karya Basuki Abdulloh Haywain karya John Constable – Realisme Realisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarnya sesuai dengan kenyataan hidup. Contoh karya Wardoyo the anaomy lesson of Dr. Tulp Deformatif Gaya seni rupa ini menggambarkan keadaan alam yang diubah sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk baru namun masih menyerupai bentuk aslinya. Gaya seni rupa yang tergolong deformatif adalah – Surealisme Surealisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan. Contoh lukisan bergaya surealisme karya ivan sagito – Impressionisme Impressionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan kesan saat objek tersebut dilukis. Contoh lukisan gaya impresionis karya S. Sudjojono – Ekspresionisme Impressionisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa perupanya yang spontan pada saat melihat objek. Contoh Starry night karya vincent van gogh – Kubisme Kubisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya berupa bidang persegi empat ataubentuk dasarnya kubus. Contoh The bottle of wine karya Pablo picasso Nonrepresentatif Abstraksionisme Kata nonrepresentatif atau abstrak mengandung pengertian suatu bentuk yang sukar dikenali. Gaya seni rupa yang tergolong abstrak ini ada yang abstrak ekspresionis dan abstrak murni. Contoh lukisan bergaya abstrak karya Fajar Sidik o Postmodern Postmodern atau disingkat posmo adalah gaya seni pasca atau sesudah modern. Sejalan dengan perkembangan budaya masyarakat dunia seni rupa pun ikut mengalami perkembangan gaya. Maka seni rupa posmo memiliki ciri perpaduan antara penyederhanaan bentuk dan sedikit ornamnetal. Gaya posmo lebih bebas cnderung tidak memiliki aturan tertentu. Kritik sosial dan kemasyarakatan merupakan tema yang cukup dominan unutk karya-karya posmo. Contonya pada patung bergaya posmo Maman 1999 karya louise bourgeois
AliranSeni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara Paham dalam seni lukis yang mengangkat kembali karya seni zaman Yunani dan Romawi klasik. Tokohnya adalah Jaques - Louis David dari Prancis. Karya-karyanya antara lain: Oath of Horatil dan The Death of Socrates. Ciri-ciri aliran neo-klasisisme: Bertema cerita lingkungan istana yang cenderung
Apresiasi Seni Budaya Mancanegara PDF Apresiasi seni rupa mancanegara SENI BUDAYA KELAS X-Apresiasi Seni Budaya Mancanegara SMK Yapenas Gempol Menerapkan Apresiasi Seni Budaya Mancanegara PDF Apresiasi seni rupa mancanegara Nih Macam-Macam Seni Rupa Mancanegara - Materi Tertulis Pengertian Apresiasi Seni Budaya - Dosen Seni Rupa Apresiasi Seni Budaya Mancanegara PDF Apresiasi seni rupa mancanegara APRESIASI SENI BUDAYA dan - APRESIASI SENI BUDAYA dan MANCANEGARA apresiasi Secara etiomologi apresiasi berasal dari Course Hero Apresiasi Karya Seni Rupa Terapan Mancanegara PDF Apresiasi Seni Budaya Mancanegara - YouTube BAB I oke revisi - semoga bermanfaat - BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Kota Padang adalah kota - StuDocu Apresiasi Seni Budaya Mancanegara PDF Seni Budaya Indonesia Ucke R. Gadzali SENI RUPA MANCANEGARA seni rupa murni nusantara dan mancanegara Art Lesson in SMP PERKEMBANGAN SENI RUPA DI MANCANEGARA - PDF Free Download Apresiasi seni budaya Mancanegara musik modern - ade long - YouTube Pelajaran Sekolah “10 Karya Seni Rupa MancaNegara Di Asia” APRESIASI - [PPT Powerpoint] Apresiasi Seni Rupa - Pengertian, Tahapan, Aliran dan Aspek Makalah Seni Rupa Mancanegara Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Yunani Kuno PDF Menerapkan Apresiasi Seni Budaya Mancanegara [klzow7xvjq4g] SENI RUPA MANCANEGARA MACAM-MACAM SENI RUPA MANCANEGARA - PDF Download Gratis Apresiasi seni rupa mancanegara Apresiasi Seni Rupa - Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis, Tahapan E. Seni Rupa Manca Negara - .E. Seni Rupa Manca Negara Seni rupa mancanegara yang banyak memberikan pengaruh penting terhadap seni rupa Indonesia adalah seni rupa India, Cina dan Eropa - [PDF Document] Maya Kata Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Apresiasi Karya Seni Rupa Mancanegara Masa Lampau - [DOCX Document] E. Seni Rupa Manca Negara - ppt download seni rupa mancanegara Seni Rupa Mancanegara X OTKP 1 Arts Quiz - Quizizz Materi Periodesasi Seni Rupa Mancanegara Ok Piramida Sphinx – seni budaya smasa Tugas kelompok Seni BudayaAPRESIASI SENIBUDAYA MANCANEGARA - YouTube Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Yunani Kuno 1 Makalah karya seni rupa manca negera cina Seni Rupa Murni Dan Terapan Pengertian, 10 Contoh, Gambar Beragam Seni Rupa Mesir Kuno - Kesenian - Sejarah Berkembangnya Seni Rupa Mancanegara di Luar Asia - Informasi Mendidik Apresiasi Seni Rupa Mancanegara - Mesir Kuno berada di bagian timur laut Afrika yang terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil dan mencapai kejayaannya - [PDF Document] seni rupa murni nusantara dan mancanegara Art Lesson in SMP Materi Periodesasi Seni Rupa Mancanegara Ok BAB I Apresiasi karya seni rupa - ppt download Baru 24+ 5 Gambar Seni Rupa Mancanegara Bab 7 Apresiasi Keindahan Seni Rupa Mancanegara Seni Budaya untuk SMK/MAK Kelas X - YouTube PPT - MATERI PEMBELAJARAN SENI BUDAYA PowerPoint Presentation, free download - ID5608334 Membedakan Jenis & Fungsi Seni Budaya Nusantara APRESIASI SENI BUDAYA MANCANEGARA SENI RUPA MANCANEGARA MACAM-MACAM SENI RUPA MANCANEGARA - PDF Download Gratis Seni Rupa Murni Dan Terapan Pengertian, 10 Contoh, Gambar apresiasi seni budaya mancanegara - Download Apresiasi Karya Seni Rupa Mancanegara Masa Lampau Free PDF - Karya Seni Rupa 3 Dimensi Mancanegara – Nasi APRESIASI SENI BUDAYA MANCANEGARA - YouTube Telusur Seni Rupa Kontemporer Amerika - Whiteboard Journal Apresiasi Seni Fungsi, Manfaat, Tujuan, Tahapan, Tingkatan ORIGINAL SENI BUDAYA KELAS X SMK/MAK HUP Shopee Indonesia RPP APRESIASI SENI BUDAYA - PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 3 KUDUS Course Hero BAB I Apresiasi karya seni rupa - ppt download Download PDF - Menerapkan Apresiasi Seni Budaya Mancanegara [klzow7xvjq4g] 14 Jenis Aliran Seni Rupa Nusantara dan Macanegara Beserta Contoh Karyanya Tokoh Seni Rupa Indonesia dan Mancanegara Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Aliran Seni Rupa by lat handayani Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Yunani Kuno 1 - [PDF Document] Apresiasi Seni Jenis, Tahapan, Manfaat, Tujuan dan Contoh seni rupa murni nusantara dan mancanegara Art Lesson in SMP apresiasi seni budaya mancanegara Apresiasi seni rupa mancanegara apresiasi seni budaya mancanegara Apresiasi Budaya Mancanegara - Seni Budaya X - YouTube E. Seni Rupa Manca Negara - ppt download Apresiasi Seni Rupa Mancanegara - Mesir Kuno berada di bagian timur laut Afrika yang terpusat sepanjang pertengahan hingga hilir Sungai Nil dan mencapai kejayaannya - [PDF Document] SENI RUPA MANCANEGARA MACAM-MACAM SENI RUPA MANCANEGARA - PDF Download Gratis Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Yunani Kuno 1 Seni Rupa Terapan, Pengertian, Sejarah, Jenis, Macam, Dan Contohnya Konsep Keindahan Seni Rupa Dari Timur Tengah Mengevaluasi karya seni budaya Nusantara dan mancanegara - SENI RUPA MANCANEGARA MACAM-MACAM SENI RUPA MANCANEGARA Nidu83 Drs. Syafruddin Noor, ST. Fatmawati, RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mengenal Lebih Dekat Karya Seni Rupa Seniman Indonesia dan Mancanegara di Galeri Nasional Indonesia - Halaman all - Apresiasi Seni Rupa Mancanegara yunani Kuno 1 [PDFTXT] SEJARAH SENI RUPA TIMUR TENGAH - Direktori File UPI DOC MATERI SENI RUPA KELAS IX SMP SEMESTER 1 BAB I > SMP MIFTAHURROHMAN > Mata Pelajaran Seni Budaya Seni Rupa eka setiawati - Materi Periodesasi Seni Rupa Mancanegara Ok MATERI - APRESIASI SENI BUDAYA MANCANEGARA - YouTube Apresiasi Keindahan Seni Rupa Manca Negara Quiz - Quizizz Periodisasi Seni Rupa Mancanegara - ppt download Beragam Seni Rupa Mesir Kuno - Kesenian - seni rupa murni nusantara dan mancanegara Art Lesson in SMP Apresiasi karya seni rupa terapan mancanegara. Kelompok 6 Rikfi ali fauzan magribi Gumilang wahyu - PDF Free Download Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Yunani Kuno 1 Soal Essay Seni Rupa Mancanegara – Sketsa SILABUS Seni rupa Tionghoa - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Bagaimana menerapkan apresiasi seni budaya mancanegara?? - Apresiasi Seni Rupa Mancanegara Yunani Kuno PDF Apresiasi seni rupa mancanegara Tari Mancanegara - Pengertian, Jenis, Unsur, Fungsi, Dan Gambar Download Apresiasi Karya Seni Rupa Mancanegara Masa Lampau Free PDF -
Surrealismeadalah gaya/aliran seni rupa yang menggambarkannya melebih-lebihkan kenyataan, bahkan ada yang menyebutnya otomatisme psikis yang murni atau mimpi. Pelukis mancanegara yang mempelopori gaya ini adalah Salvador Dali. b) Impressionisme Impressionisme berasal dari kata impression yang berarti kesan sesaat dan isme yang berarti gaya
Aliran Seni Rupa Nusantara dan Macanegara Beserta Contoh KaryanyaSesuai dengan judul atau temanya, kita akan mencoba mengurai ke 14 jenis aliran seni rupa tersebut beserta contoh harapan agar kita dapat semakin menambah referensi tentang seni rupa sebagai bentuk apresiasi dan kecintaan kita terhadap seni rupa itu artikel sebelumnya telah kita bahan mengenai jenis – jenis tema seni rupa lengkap dengan contoh kali ini merupakan kelanjutan yang wajib dibawa baik baik agar kita lebih mengerti lagi tentang apa hubungan antara tema dan aliran dalam berkarya seni jelasnya mari kita simak uraian singkat berikut Jenis – Jenis Aliran Seni Rupa Nusantara dan yang terjadi antara perkembangan manusia dengan reaksi kemapanan memicu lahirnya gaya atau aliran dalam seni gaya atau aliran dalam seni rupa tersebut muncul hanya sebagai sebab dan terkadang berawal dari adanya pertentangan, kejenuhan terhadap gaya atau aliran yang atau aliran ini banyak tercatat dari dunia luar atau mancanegara terutama dari Eropa dan Amerika,Yang kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia tak terkecuali aliran seni rupa ini banyak nampak pada karya – karya seni rupa seperti seni patung, seni kriya dan yang paling banyak dari semua itu terdapat pada seni juga Penciptaan Seni Rupa MurniBerikut uraian dari beberapa aliran tesebutAliran Romantisme-Klasik Karya Raden Saleh8. Aliran masa puncak imperialisme dan kolonialisme di abad XIX, industrialisme pun ikut juga nampak dalam seni yang melahirkan aliran romantisme dimana temanya berusaha memunculkan atau mengungkap kisah – kisah dramatis kepahlawanan yang beberapa senian perupa yang cukup terkenal diantarnya adalahDelacroix dari Prancis,William Blake dari Inggris, danRaden saleh dari terkenal bernama La Marseilaisse yang di buat oleh Rude merupakan salah satu karya seni rupa 3 dimensi yang beraliran romantisme yang menghiasi kota juga Proses Kreatif Seni Rupa 2 Dimensi9. Aliran aliran realisme ini merupakan bentuk ketidak setujuannya terhadap keadaan tanpa realitas dengan anggapan bahwa karya adalah catatan zaman’ atau karya adalah sejarah bagi zamannya’.Maka dari itu, oleh perupa yang beraliran realisme ini menganggap bahwa penyimpangan terhadap realitas merupakan pengelabuan terhadap sejaah senian perupa realis lebih memilih banyak berkarya di sanggar dengan tema perilaku kehidupan manusia pada masa para tokoh penganut aliran realisme tersebut adalahGustava Coubert, 1819 – 1877Gustava Coubert, 1819 – 1877,Dan di Indonesia yaitu, Hendra, Abdullah, Basuki Abdullah, Rustamaji dan juga Pamerna Seni Rupa10. Aliran karya realisme dan karya naturalisme cukup sulit untuk dibedakan, karena keduanya sama – sama menggambarkan kehidupan nyata atau saja, aliran Realisme bertolak pada perilaku kehidupan manusia, sedangkan Naturalisme lebih menekankan pada kenyataan yagn didapatkan oleh indera penglihatan atau mata ketika berkarya seni lukis dengan aliran naturalisme ini, ada beberapa perupa yang cukup terkenal seperti;Theodora Rouseau,Julis Dupre,Charles Prancois daubighy, Camillet, Naturalisme, atau para seniman perupa mancanegara tersebut diatas tergabung dalam satu kelompok yang bernama “ BARBIZON”.Sedangkan di Indonesia sendiri terdiri dari;Abdi Suriasubroto, danWahdi juga Seni Rupa 3 Dimensi11. Aliran pada aliran Realisme cenderung para seniman lukisannya melukis di sanggar, tentu hal tersebut bisa saja membuat suatu atas inisiatif dari kelompk “BARBIZON” ini pula, mereka mulai melukis di alam bebas atau alam saja jika melukis di alam terbuka diperlukan kecepatan menangkap bentuk melalui mata dengan bantuan pantulan jika bekerja dengan cara cepat maka tentunya tidak akan dapat menghasilkan yang juga yang mengatakan bahwa aliran ini juga merupakan aliran Realisme Cahaya “light Painting”, dengan tokohnya adalahClaude monet,Pierre Auguste Renior,Eduoard Manet,Maquet, danAdgar di Indonesia sendiri seniman lukis yang beraliran ini adalahKoempoel Sujatno,Aliran Impresionesme, karya-"Koempoel Sujatno"Koentjaraningrat, juga Ruang Lingkup Seni Lukis12. Aliran ini tidak begitu lama bertahan kurang lebih hanya berkisar 5 tahunan, namun telah membuat banyak sensasi yang luar tersebut mungkin disebabkan karena pengaruh kebebasan yang di eluh – eluhkan pada awal abad ke aliran fauvisme sebaai kelompok aliran seni merupakan suatu pertanda munculnya dinamika baru dalam seni rupa yang ditandai dengan peralihan nilai – nilai yang baru para pelukis Fauvisme ini, aktifitasnya didasari oleh cintanya terhadap seni melukis tanpa pamrih. Mereka tidak menuntut suatu pengertian apa – apa kepada publik, bahkan hingga berani menampilkan warna – warna yang mencolok pada kelompok aliran Fauvisme ini terdiri dariHenri matisse,Andre Derain,Maurice de Vlaminck,George Rousult,Kees Van Dongen, Roul Dufy dan Indonesia sendiri aliran ini digeluti oleh beberapa orang seniman pula diantarnyaSudjono Abdullah,Trisno Sumardjo,Aliran Fauvisme oleh "Trisno Sumardjo"Hendra Gunawan, Basuki Resobowo, dan juga Tujuan dari Karya Seni Lukis13. Aliran karya – karya ekspresionisme ini merupakan pengungkapan luapan kebebasannya nampak distorsi bentuk – betuk dan warna untuk melahirkan luapan emosi para penganut seni rupa ekpresionisme ini memiliki konsep tentang kebebasan distorsi bentuk dan karya – karya lukis dalam aliran ini juga memiliki luapan emosi dan olahan pengalaman hidupanya yang tidak didasarkan pada panca indera, namun dengan kejiwaan tokoh – tokoh seni rupa ekspresionisme ini diantaranya adalahVincent Van Gogh,Paul Gauguin,Dan kelompok seniman Der Blaue Raiter dengan tokoh Franzz Marc dan Wassily Indonesia ada seniman perupa sepertiAffandi danPopo Ekspresinisme, oleh "Paul Gauguin"14. Aliran karya aliran kubisme, bentuk - bentuk formal yang terlihat di alam cenderung diabaikan, objek gambar ditangkap secara asensial,Baca juga Pengertian Seni Lukisyang kemudian diungkapkan dalam suatu karya dengan bentuk – bentuk yang melihat perwujudan karya kubisme ini, terdapat atau ada dua jenis teknik, yaitua. Kubisme - Analitik, Yaitu tampak objek gambar terpecah menjadi bentuk – bentuk geometriks, danb. Kubisme - Sintetik, Yaitu tampak bentuk objek menjadi bentuk aliran ini, lahir para seniman perupa yang terkenal diantaranya adalah sebagai Cazane,1907, kemudian lahir pula pelukis,Georges Brague, Prancis dan Pablo Picasso, Spanyol yang menjadi tokoh dari aliran pula tokoh lainnya sepeti, Juan Gris,Firnand Leger dan Kubisme oleh "Pablo Picasso"Sedangkan di Indonesia, meskipun aliran ini tidak begitu dicitrakan, namun cukup memengaruhi khasanah seni perupa yang menganut aliran ini yaitu, Ipe ma’ruf,Kaboel suadi,Januari dan juga Unsur Visual dalam Karya Seni Lukis15. Aliran Delaunay bisa dikatakan sebagai pencipta karya seni rupa dengan aliran Orphisme yang pertama pada tahun – karya dengan aliran orphisme ini cenderung mengaburkan objek dengan tujuan mempertajam dan menegaskan warna – warna dalam karya karya ini nonobjektif atau komposisinya tidak memiliki motif, namun terdiri dari pola – pola warna – tokoh aliran orphisme di mancanegara terutama di Eropa yang terkenal seperti;Robert Delaunay, Fran Kupka, danTerk Sonia di Indonesia sendiri, yaitu But Mukhtar,Umi Dahlan,Salim dan Orphisme oleh "Umi Dahlan"16. Aliran Futurisme yang muncul di Itali dalam penampakan karya seni rupanya lebih menonjolkan kesan gerak dinamis, misalnya pengulangan benttuk atau warna – juga Unsur Ruang/Tekstur Seni LukisHal tersebut terinspirasi dari kehidupan yang dinamis dan serba cepat dari modernisasi teknologi atau tampak tekontrol secara baik seingga terkesan gerak maju atau gerak aliran ini, tokoh yang terkenal adalah;Giancomo Bella,Umberto Bocciani,Luigi Russolo,Guino Serverini dan seniman Indonesia yang terjun dalam aliran ini, yaitu;Nyoman Nuarta, pematung danNyoman Gunarsa, pelukis.Aliran Futurisme oleh "Giancomo Bella"17. Aliran seni rupa Surialisme lahir pada tahun 1924 di Paris yang dicanangkan oleh seorang Sastrawan sekaligus Seniman,yang dipengaruhi oleh pemikiran Freud tentang alam pikiran metafisis manusia, yaitu alam sadar dan tidak sadar penggambaran tentang sesuatu yang asing, aneh, sepi, aau misteri.Sesuatu yang dialami telah berlalu kadang muncul kembali di dalam ingatan atau alam aliran Surialisme, penggambarannya berada antara dunia nyata dan tidak nyata, keadaan ini terkadang terasa berada dialam mimpi dan menurut bentuknya, aliran Surialisme ini dapat dibagi menjadi duam jenis, yaitu1. Surialisme fotografi,Yaitu panggambaran yang realistis namun ada ketidakwajaran. Aliran ini digeluti para seniman perupa diantaranya adalah;Salvador Dali, Spanyol,Y. Ves Tangguy, Perancis,Odilon Redon, Perancis,Mark Chagall, Rusia, dan Max Errnst, Surialisme Amorphic, Yang penggambarannya menyerupai bentuk karya abstrak tanpa didikte alam pikirannya, dan penganut aliran ini adalah;Joan Miro, Spanyol 1933, danAndre Masson, Surialisme oleh "Salvador Dali"18. Aliran aliran Dadaisme memberikan kejutan atau sensasi baru dalam dunia seni adalah ketiadaan batas dari bentuk dari seni itu sendiri. Bahkan Marcel Duchamp apa saja bisa menjadi seni. Namun ada yang menilai bahwa aliran ini seolah menampakkan kesan kekurangan ide atau gagasan dalam menirukan lukisan monalisa yang dibubuhi kumis, kelopak mata yang robek, kancing – kancing yang copot dan lain seniman terkenal yang menganut aliran ini adalah;Marchel Duchamp, Amerika,Man Day, Amerika,Hans Rickter, Jerman,Triztan Tzara, Rusia, Hans Arp, Prancis,Max Ernst, Jerman,Asmodjo, Indonesia dan Dadaisme oleh "Asmodjo"19. Aliran Abstrak-EkpresionismeAliran abstrak-ekpresionisme dalam seni rupa adalah penggambaran dengan tidak menampilkan objek atau terbebas dari bayangan bentuk – betuk ini cenderung menampilkan garis dan warna, sehingga pada penampakannya menganut dua jenis paham, yaitu Abstrak-Objektifisme dan Abstrak Abstrak – objektifisme, Penggambarannya mengambil unsur atau bagian dari suatu objek masih nampak ada bentuk, juga sering disebut faham pada aliran ini diantarnya adalah;Willem De Kooning,Arshille Gorky,Hans Hofmann,Karel Appel, dan Philip Abstrak non-objektifisme, Yaitu penggambaran karya tanpa bentuk alam, yang didalamnya terdapat, a. Abstrak Geometrik dengan tokohnya, Piet Mondrian,Franz Kline,Robert Motherwell, Kasmir Malevich, Theo Van Doesburg, dan lainnyaAliran Abstrak oleh "Theo Van Doesburg"b. Abstrak non-geometrik dengan tokohnya, Wassily Kandinsky danJackson Aliran Pop Pop Art pada titik perkembangannya di Amerika Serikat tahun 1955 dan biasa disebut dengan popular image ’.Aliran Pop Art tidak memiliki gaya tertentu, pemicu kreasinya adalah gaya hidup di kota yang muncul ketidak karya – karya Pop Art oleh senimannya memanfaatkan barang – barang bekas, seperti botol kecap, sepatu atau barang – barang ronsokan lainnya dengan pandangan untuk masa kini dan yang akan seniman dengan aliran Pop Art ini diantaranya adalah;Tom Wasselman dengan lukisan kamar mandi dan kakus,Robert Rouscherberg, dengan cat jam bekas, plastik kain dan metal,Gerge segall, dengan Patung Rock dan Roll dari bahan gibs,Yoshep Beni S, dengan bekas cat yang dipagar,James Rosenquis, dengan cat ala gaya Pop Art oleh "James Rosenquis"21. Aliran Kinetik dan Optik Kinetik kinetik pertama kali digunakan pada tahun 1950 setelah seniman mengeksplorasikan gerak dalam Kinetik Art, artinya seni gerak, merupakan aliran yang melibatkan unsur gerak dan efek – efek gerak pada seni rupa ini, yakni dimunculkan melalui konstruksi dari tenaga mesin/alam pada karya;Membuat karya untuk mengelabui penglihatan yang seolah – olah bergerak;Memanfaatkan cahaya dan posisi berubah – ubah pada karya dan memanfaatkan pantulan/bayangan cahaya dari penonton/ perupa yang terkenal dengan aliran Kinatik Art ini diantaranya adalah;Naum Gabo,Alexander Calder,George reckey, Pol bury,Prancios Moralet, Julio Le Parc dan Optik Indonesia aliran ini disebut sebagai aliran Optik Art Op Art di mancanegara.Istilah Optical juga disebut ratinal penglihatan dan prinsip inilah yang diterapkan dalam ini bercirikan pengulangan bentuk geometris atau garis – garis yang teratur, rapi dan menerapkan fungsi jalur atau pola paralel bidan gsegi empat, lingkaran atau kemungkinan lainnya dengan secermat – cermatnya agar dapat mengecoh mata untuk nampak efek – efek ruang optik;Atau terkadang memberi kesan tampak muncul atau mungkin ada kedalaman sampai terkesan jauh seni optik ini didasari dari kegiatan eksperimen oleh Maholy Nagy dan Yosef Alber di Bauhaus jerman. Yang kemudian seni ini berkembang melalui teori – teorinya tentang seni optik. Perkembangan selanjudnya yang dikenal secara luas di tahun 1960-an, yang diawali dengan Pameran “ The Responsive Eye” yang diselenggarakan di New York seniman yang terkenal dengan aliran Optik Art ini diantaranya adalah;Victor Vasalery,Aliran Optik Art oleh "Victor Vasalery"Gunther Uecker,Bridger Riley, Richard Anuszkeiwicz, Larry Pons, dan Berikut ini akan kita uraikan Rangkuman atau kesimpulan dari semua penjelasan diatas termasuk juga pada artikel sebelumnya yang membahas tentang Tema Seni rupa Nusantara dan Mancanegara adalah sebagai seni rupa menurut temanya dapat dibedakan menurut bentuk tema karya seni rupa, yaitu tema klasik-romantik, tema politik, historik, budaya, sosial kemasyarakatan, lingkungan dan tema karya seni rupa menurut alirannya muncul atas paham kecenderungan dalam berkarya senimannya, yang dilatari oleh perubahan peradaban manusia dengan diawali dari aliran seni rupa, yaitu aliran romantisme, realisme, naturalisme, impresionanisme, fauvisme, ekspresionisme, Orphisme, abstrak dan terasa kita sudah tiba di penghujung dari penjelasan terlengkap dari Tema dan Gaya/Aliran seni Rupa Nusantara dan Mancanegara ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua serta dapat semakin menambah kecintaan serta apresiasi kita terhadap dunia seni terutama pada dujnia seni rupa ini. Terimakasih. Sumber Kemdikbud-RI,2005
1 Lukisan Posmodern/Kontemporer. Aliran Pos modern kontemporer memberikan ruang gerak yang lebih luas tehadap tumbuhnya kebudayaan bangsa-bangsa yang bervariasi. Beberapa ciri posmodern antara lain memperjuangkan pluralisme gaya, sejarah, & tradisi dihidupkan kembali, ornamen & dekorasi dianggap penting, kontradiksi, & tidak
Pengertian Aliran Seni Lukis Aliran seni lukis adalah gaya, genre atau paham khas yang diikuti oleh individu atau kelompok tertentu dalam menciptakan karya seni lukis. Aliran yang dimaksud ini dapat berupa gagasan pokok yang dicetuskan oleh seseorang, atau mengalir alami muncul sendiri sejalan dengan perkembangan seni lukis. Perlu diketahui pula bahwa beberapa aliran biasanya saling berdialog satu sama lain. Misalnya, aliran B muncul karena merasa aliran A sudah tidak relevan dengan keadaan zaman, atau terlalu memojokan kaum tertentu, Aliran C muncul karena merasa keduanya sempurna jika digabungkan. Aliran atau mazhab seni lukis juga selalu dipengaruhi atau dapat dikatakan dibentuk oleh keadaan masyarakat di suatu masa. Terdapat aliran besar yang pengaruhnya juga sama kuatnya, terdapat pula aliran kecil yang tidak begitu banyak mendapatkan perhatian. Dahulu, aliran naturalisme dan realisme adalah aliran yang paling kuat pengaruhnya, karena memiliki fungsi aplikatif sebagai dokumentasi, sebelum kamera menggantikannya. Kini, aliran itu masih tetap bertahan namun tidak sekuat dahulu. Banyak pelajaran, inspirasi, serta pengetahuan yang dapat ditarik dari bermacam aliran seni lukis yang ada. Oleh karena itu, mempelajari aliran-aliran seni lukis akan membuka banyak khazanah baru baik hanya sekedar untuk mengapresiasinya dengan lebih baik, maupun menggeluti dunia seni lukis. Berikut ini adalah beberapa Aliran seni lukis terbesar berurutan dari urutan kemunculannya. Aliran Seni Lukis Terbesar & Terpenting dalam Sejarah Romantisisme Aliran romantisisme adalah aliran yang menggambarkan suatu kenyataan yang ada melalui cara yang lebih dramatis dan memiliki suasana seperti mimpi. Kapal terombang-ambing dalam cuaca badai, Sosok manusia berdiri dipuncak bukit pada saat Senja, dsb. Romantisisme menguak keindahan suatu tema dari gaya teatrikalnya, bukan hanya mengandalkan subjek yang indah saja. Contoh karya aliran romantisisme Fishermen at Sea oleh Turner, gambar asli diperoleh melalui Aliran Romantisisme Imajinatif; Meskipun tetap realistis tidak ada fantasi, adegan tampak lebih dramatis dari kenyataan. Subjektif; Penciptaan seni dianggap sebagai ekspresi diri seniman. Menggunakan intensitas emosional yang tinggi. Pencitraan atau suasana memiliki kualitas dream-like seperti mimpi. Menggambarkan perasaan kuat yang tidak harfiah atau menggunakan perumpaan dan simbol. Tokoh Penting Romantisisme Francisco Goya Caspar David Friedrich JMW Turner Theodore Gericault Henry Fuseli Jean Auguste Dominique Ingres Penjelasan lengkap mengenai tokoh, analisis lukisan dan sejarah aliran ini, dapat dilihat pada link dibawah ini Baca juga Aliran Romantisisme & Pengertian, Sejarah, Tokoh & Contoh Naturalisme Aliran naturalisme adalah aliran yang ingin menggambarkan kembali alam semirip dan seakurat mungkin sesuai dengan referensi yang dilukisnya. Naturalisme merupakan ajang apresiasi bagi seniman terhadap alam. Seniman biasanya akan memilih keadaan waktu tertentu senja/golden hour untuk melukiskan pemandangan yang luar biasa. Contoh aliran seni lukis naturalisme fallen monarchs 1886 oleh william bliss bakerCiri-Ciri Aliran Seni Lukis Naturalisme Mengutamakan kemiripan gambar pada lukisan dengan objek yang dilukis sesuai dengan referensi Teknik dan kepiawaian seniman menjadi senjata utama Membawakan tema-tema lukisan yang indah namun berdasarkan kemurniannya Naturalisme adalah bentuk apresiasi seniman terhadap keindahan alam Mengangkat tema keindahan pemandangan di sekitar seniman Tokoh Aliran Seni Lukis Naturalisme John Constable Jean-Baptiste-Camille Corot Theodore Rousseau Thomas Cole Frederic Edwin Church Ilya Repin Basuki Abdullah Penjelasan lengkap mengenai aliran ini dapat dilihat pada tautan dibawah ini Baca juga Naturalisme – Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Realisme Realisme adalah aliran yang ingin menampilkan suatu peristiwa, suasana atau model tertentu dengan keadaan sehari-hari, tanpa di dramatisir atau dipilih keadaan paling indahnya saja. Aliran ini bisa saja tidak mengkopi dengan sempurna apa yang dilihatnya, peristiwa atau temanya yang realistis, bukan gambarnya saja. Contoh karya aliran realisme The Potato Harvest oleh Jean-Francois Millet, gambar asli diperoleh melalui Aliran Seni Lukis Realisme Mengangkat peristiwa keseharian yang dialami oleh orang kebanyakan Menggambarkan masyarakat dalam situasi yang nyata dan khas dengan lingkungan keadaan sehari-harinya Karya realis menggambarkan manusia dari semua kelas dalam situasi dan kondisi aslinya. Realisme tidak setuju terhadap subjek seni yang dibesar-besarkan dramatis ala Romantisisme. Memiliki detail gambar yang menyerupai aslinya natural melalui teknik tinggi yang dikuasai oleh pelukisnya. Tokoh Aliran Seni Lukis Realisme Gustave Courbet Jean-Francois millet Edouard Manet James Whistler John Singer Sargent Thomas Eakins Penjelasan lengkapnya dapat dillihat pada link dibawah ini Baca juga Realisme & Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Impresionisme Impresionisme adalah aliran seni lukis yang hanya melukiskan impresi sekilas dari subjek yang dilukis. Aliran ini muncul karena kehadiran kamera yang sudah dapat mengambil alih fungsi seni sebagai media dokumentasi. Daripada mereplika warna yang sebagaimana cara pandang manusia melihat, impresionisme ingin menggambarkan warna murni berdasarkan proses terjadinya pembentukan warna. Biasanya para impresionis melukis di alam terbuka dalam kurun waktu yang singkat, sehingga harus mengorbankan keakuratan bentuk, itulah alasan mengapa hasil lukisan mereka biasanya hanya sebatas impresi. Mereka tidak sempat menyelesaikan detail lebih jauh. Namun dari ketidaksempurnaan itu justru muncul bentuk estetis baru yang tidak dimiliki oleh aliran realisme, naturalisme, bahkan fotografi sekalipun. contoh aliran seni lukis impresionismeCiri-Ciri Aliran Seni Lukis Impresionisme Gambar pada lukisan tidak detail, lukisan hanya tampak mirip jika dilihat dari jauh Palet warna yang cerah dan kontras berdasarkan teori pengelompokan lingkaran warna Fokus melukis pantulan cahaya pada subjeknya, bukan subjeknya sendiri Menggunakan teknik kuas yang disebut dab yang merupakan istilah luar untuk cocolan sambal Tidak menggunakan warna hitam Tokoh Aliran Seni Lukis Impresionisme Claude Monet Edgar Degas Pierre-Auguste Renoir Camille Pissarro Alfred Sisley Penjelasan lebih lengkap mengenai aliran seni lukis impresionisme dapat dipelajari pada link dibawah ini Baca juga Impresionisme Pengertian,Ciri,Tokoh, Contoh Karya & Analisis Fauvisme Fauvisme menggunakan gaya yang hampir mirip dengan impresionisme, namun menolak ide dasarnya, yaitu peniruan alam. Aliran fauvisme membuat warna menjadi unsur seni yang independen. Warna tidak hanya menjadi warna baju, warna langit atau warna kulit, namun menjadi salah satu unsur yang berdiri sendiri tanpa menjadi representasi fisik apapun. Contoh fauvisme Turning Road, oleh Andre DerainCiri-Ciri Aliran Seni Lukis Fauvisme Warna mencolok yang tidak melihat keakurasian pada model referensi yang dilukis. Bentuk gambar pada lukisan diiringi oleh garis tegas yang gelap Warna digunakan untuk mengekspresikan gagasan Seniman, bukan sekedar pewarna Keakurasian detail bentuk gambar pada referensi model atau subjek dihiraukan Menyampaikan gagasan atau pesan pribadi dari pelukisnya Tokoh Fauvisme Henri Matisse Maurice de Vlaminck Andre Derain Kees van Dongen Raoul Dufy Georges Braque Penjelasan yang lebih lengkap mengenai fauvisme dapat dibaca pada artikel dibawah ini Fauvisme Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Ekspresionisme Ekspresionisme adalah aliran yang mengutamakan ekspresi individu seniman terhadap apa yang diingat, dilihat dan dirasakannya. Bisa dikatakan ekspresionisme adalah aliran seni rupa yang menonjolkan ungkapan dari dalam jiwa. Ekspresionisme tidak akan membebankan ketelitian dan kesulitan melukis pada karyanya. Karena itu aliran ini tidak memiliki tingkat kemiripan yg akurat bahkan sangat melenceng dari referensi alam. Contoh aliran seni lukis ekspresionisme The Scream oleh Edvard Munch 1893-1910Ciri-Ciri Aliran Seni Lukis Ekspresionisme Tidak mengutamakan kemiripan objek yang dilukis Sapuan kuas yang berani dan ekspresif bekas kuas dibiarkan tampak dan tidak ditutup-tutupi Teknik menggambar yang tampak naif amatir namun tetap memiliki komposisi yang baik Mementingkan ekspresi jiwa individu seniman dibandingkan dengan mengkopi alam Menggunakan warna sebagai simbol untuk suatu hal, bukan sebagai pewarna objek saja Tokoh Ekspresionisme Ernst Ludwig Kirchner Wassily Kandinsky Kathe Kollowitz Paul Klee Chaim Soutine Max Beckmann Penjelasan lengkap ekspresionisme Baca juga Ekspresionisme – Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh & Analisis Kubisme Kubisme adalah aliran yang memuat beberapa sudut pandang dari suatu objek dalam satu gambar yang sama, sehingga menghasilkan lukisan yang terfragmentasi dan terdeformasi. Aliran ini juga menyederhanaan objek hingga menyerupai bentuk geometris. Suatu objek lukis dapat terdiri dari berbagai angle secara bersamaan sehingga menghasilkan kejanggalan yang estetis. contoh aliran seni lukis kubismeCiri-Ciri Aliran Kubisme Menggunakan beberapa perspektif sekaligus dalam satu gambar. Melakukan deformasi dan dekonstruksi terhadap objek yang di lukis seperti posisi mulut tertukar dengan posisi hidung Menyederhanakan objek menjadi mirip dengan bentuk geometris Mengeksplorasi bentuk terbuka dan memadukan latar dengan objek didepannya. Pada fase kedua Kubisme, banyak menggunakan benda sehari-hari sebagai kolase potongan koran, dsb. Tokoh Kubisme Pablo Picasso Georges Braque Fernand Leger Juan Gris Robert Delaunay Sonia Delaunay Penjelasan yang lebih mendetail mengenai kubisme dapat disimak pada link dibawah ini Baca juga Kubisme & Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis Dadaisme Dadaisme adalah aliran yang tidak membuat suatu karya indah secara fisik, namun bermuatan kritik tajam atau pesan sosial dengan cara membuat sindiran tidak langsung, hingga ke ungkapan langsung yang provokatif terhadap kaum berwenang yang dianggap membuat keputusan negatif. Aliran dadaisme memancarkan keindahan estetis dari sisi-sisi yang yang jarang dimuat dalam keindahan generik atau biasa seperti keindahan dalam ketidakteraturan dan sesuatu yang acak random namun tetap seimbang. contoh karya aliran seni lukis dadaismeCiri-Ciri Aliran Dadaisme Menampilkan gambaran yang tidak indah dan provokatif. Memuat pesan yang mempertanyakan kembali arti seni, peran seniman dan estetika secara umum. Menyampaikan seruan anti perang melalui satir atau sindirian terhadap kekejaman perang. Berisikan pesan anti kaum borjuis yang pada masa itu dianggap menyebabkan Perang Dunia I Menggunakan objek-objek “readymade” atau sesuatu yang telah ada, seperti objek sehari-hari seperti gelas, toilet, sendok, dll. Tokoh Dadaisme Francis Picabia Marcel Duchamp Man Ray Hannah Hoch Sophie Taeuber-Arp Andre Breton Penjelasan lebih lengkap disertai sejarah, tokoh dan analisis contoh karya dapat dilihat pada tautan dibawah ini Baca juga Aliran Dada Pengertian, Ciri-Ciri, Sejarah, Tokoh & Contoh Surealisme Surealisme adalah aliran yang menghadirkan gambar objek nyata dalam keadaan yang tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata, sehingga citranya seperti dalam mimpi. Gambar yang nyata tapi dalam keadaan tidak nyata itu seperti Manusia yang melayang, jam dinding meleleh atau potret wajah dengan hidung dan mulut yang posisinya tertukar. Surealisme menggunakan pendekatan teori psikologi Freud yang mengeksplorasi alam bawah sadar dan citra mimpi manusia sebagai salah satu penggambaran dari hasrat manusia. Contoh Karya Aliran Seni Lukis Surealisme The Persistence of Time oleh Salvador Dali, gambar asli diperoleh melalui Aliran Seni Lukis Surealisme Memuat gambar objek nyata dalam keadaan tidak nyata Pencitraan seperti dalam mimpi Memiliki kontras tinggi, dalam artian terdapat wujud besar yang bersebelahan dengan wujud kecil Memainkan imaji yang terdapat dalam mimpi dengan dunia nyata Tampak seperti fantasi namun tetap berpegangan pada referensi dunia nyata Tokoh Aliran Seni Lukis Surealisme Salvador Dali Andre Breton Hans Arp Max Ernst Alberto Giacometti Joan Miro Penjelasan lengkap mengenai aliran seni lukis surealisme dapat dilihat pada link berikut ini Baca juga Surealisme & Pengertian, Ciri, Tokoh, Contoh Karya & Analisis
DownloadContoh Laporan Buku Fiksi. Browse By Category
Ada beberapa macam seni rupa murni yang berkembang di nusantara dan mancanegara. Setiap macamnya mempunyai aliran serta gaya dalam gerakan seni rupa murni yang mempunyai pandangan serta ciri khas yang unik dan baru dalam menghasilkan karya seni. Berikut ini macam-macam seni rupa murni nusantara dan mancanegara besarta contohnya 1. Seni Lukis Contoh seni rupa murni yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi. Seni lukis adalah karya seni yang berbentuk seni rupa murni 2 dimensi. Biasanya, media yang dipakai dalam seni rupa murni yang pertama ini yaitu kanvas yang selanjutnya dilukis dengan cat minyak. Terdapat beberapa aliran dalam seni lukis seperti berikut a. Seni Lukis Naturalis Lukisan yang dibuat sesuai dengan wujud asli dalam dunia nyata. b. Seni Lukis Ekspresionis Aliran seni lukis ekspresionis ini merupakan karya seni lukis yang tercipta berdasarkan ekspresi perasaan dan emosi si pelukis. c. Seni Lukis Abstrak Seni lukis yang beraliran abstrak sifatnya samar atau semu. Orang awam akan menilai lukisan dalam alirab ini sebagai lukisan yang kurang menarik karena tidak jelas bentuk rupa dari lukisannya. 2. Seni Grafis Seperti karya seni lukis, seni grafis juga termasuk dalam seni rupa murni 2 dimensi. Teknik yang dipakai untuk membuat karya seni grafis sangat bermacam-macam mulai dari sablon, cukil kayu, monotype, etsa, cungkil kayu, collograph atau pengasaman bahan logam dapat juga disebut dengan percetakan dengan memakai bahan baku lito. 3. Seni Fotografi Seni fotografi adalah karya seni berupa foto yang dihasilkan dari proses melukis dengan cahaya yang menggunakan alat yang disebut kamera. Dalam seni fotografi, hal yang paling penting yakni indera penglihatan atau mata. 4. Seni Koreografi Seni rupa murni yang meciptakan atau mengubah sebuah gerakan atau tarian menjadi gerakan atau tarian tertentu yang utuh sehingga menjadi lebih menarik dan dapat dinikmati. 5. Seni Film Seni film atau biasa kita disebut juga sinematografi adalah karya seni rupa murni yang dihasilkan dari rekaman orang dan atau benda termasuk figur palsu dan fantasi dengan kamera dan atau dengan olah animasi. Jika ditinjau dari beberapa ulasan di atas dapat kita simpulkan bahwa karya seni rupa murni itu ada banyak macamnya, tergantung dari sudut pandang mana yang kita pakai. Jika kita meninjau dari sudut pandang manfaatnya, seni rupa murni ada dua macam yaitu seni rupa murni dan terapan, sedangkan berdasarkan bentuk atau wujudnya seni rupa murni dapat berupa 2 dimensi dan 3 dimensi. Karya seni rupa murni telah ada dan berkembang sejak zaman dahulu. Di Indonesia nusantara kita ini sendiri, seni berkembang dengan sangat bagus dan cepat. Banyak karya seni rupa warisan dari leluhur kita yang mendapat banyak pujian dari mancanegara. Hal tersebut menunjukan bahwa para pelaku seni rupa murni yang ada di Indonesia mempunyai talenta luar biasa yang bisa bersaing secara mancanegara.
senirupa murni Sabtu, 02 April 2016. kebudayaan seni dan generasi. perkembangan generasi batik Perilaku mereka juga cenderung lebih kasar dan kurang memperhatikan seni. Aliran yang lebih percaya mistis. sebagian besar tinggal di timur. akademisi, maupun wisatawan mancanegara. Menurut Koentjaraningrat (1970: 19), kata budaya berasal
Jenis Tema dan Gaya atau Aliran Dalam Seni kita sudah sama – sama tau apa itu seni rupa. Dari semua bentuk dan jenis seni rupa yang ada terdapat beberapa diantaranya merupakan karya – karya dari para seniman seniman – seniman perupa yang ternamaMisalnya karya Raden Saleh dengan mengusung tema “Berburu Banteng” yang dikenal sangat memiliki nilai estetik yang romantik dan taukah kalian apa nama alirannya?Alirannya bisa anda temukan pada link di bawah setelah anda selesai dengan tema judulnya terlihat seperti sadis namun justru tema karya seni rupa yang diusungnya tersebut justru menyusun tema Romantik yang justru bertolak belakang dengan judul itu ada pula tema karya seni rupa mancanegara yang terkenal dan salah satunya adalah karya seni rupa dari Girodet yang mengusung tema romantik dengan judul “pemakaman Atala”.Nah.. untuk pembahasan yang lebih luas, langsung saja kita ke materi utama berikut Klasik/Romantik Oleh Raden Saleh "Berburu Banteng"Jenis Tema Karya Seni Rupa Nusantara dan seniman dimanapun berada perlu diketahui bahwa proses penciptaan karya seni rupa, baik karya seni rupa nusantara atau mancanegara, merupakan wujud dari pernyataan rasa batin yang dilatar belakangi suatu pandangan, idealisme dan prinsip yang dianut senimannya, juga atas situasi atau kondisi politik pada itu, inivasi seni rupa atas pengaruh perkembangan zaman dan teknologi memungkinkan para seniman untuk bereksperimentasi dari segi teknik dan bahan dalam menciptakan karya seni dari hal tersebut, faktor lain yang juga memengaruhinya yakni dipicu oleh ketertarikan perupa pada lingkungannya ataukah perjalanan budaya dan kesenian yang melekat padanya menjadi sumber spirit setiap kali juga Tahapan Pameran Seni RupaSemua hal tersebut merupakan sumber pemicu lahirnya berbagai macam tema yang digarap oleh para siapa saja dan apa saja tema karya seni rupa yang ada di nusantara dan mancanegara yang ada saat ini? Berikut Tema Romantik – seni rupa dengan tema romantik atau klasik lebih cenderung memiliki objek karya yang diungkapkan dari segi keindahan, ketentraman, kedamaian atau kemolekan. Tema romantik muncul pada abad ke mancanegara tepatnya di benua eropa beberapa karya dengan tema romantik sepertiDavis - “kematian Marat” di Prancis, Gericault – “ Rakit Madussa “ di Paris,Girodet – “ Pemakaman Atala “ di Prancis, danEugene Delacroix “ Massakre di chios” Itali Delacroix “ Massakre di chios” Itali 1824Sedangkan di Indonesia sendiri, karya – karya dengan tema romantik atau klasik yang terkenal sepertiRaden Saleh – “ berburu banteng “,Wakidi – “ Balai desa di Minangkabau”,Basuki Abdullah “ Pelabuhan Sunda Kelapa”,Abdullah Suriasubroto – “ Hamparan sawah “,Wahdi – “ Karya pemandanga’ ”, danMas Pringadie – “ Mooi Idie – Cara Pandang Kolonial”.Nah.. itu untuk tema romantik atau klasik, sekarang kita masuk ke tema selanjudnya yaitu tema juga Seni Rupa politik pada karya seni rupa merupakan penggambaran objek karya seni rupa yang berkaitan dengan situasi politik pada masa seniman dirasuki oleh jiwa nasionalisme yang ingin bangkit dari penindasan, revolusi perjuangan atau reformasi dan Indonesia, lahirnya POETERA para seniman berkarya dengan tema revolusi perjuangan, ketindasan kehidupan rakyat bawah, seperti"Laskar rakyat" oleh Joko Pekik,"Mengatur siasat" oleh Afandi,"Biografi i di malioboro" oleh Harijadi, dan"Pengantin revolusi" dan "Guerilla Figther" oleh Hendra Gunawan 1998 dan Revolusi Karya Hendra Gunawan 1998Sedangkan di mancanegara seperti di Eropa juga terdapat karya yang bertema Politik seperti karya – karya seni rupa berikut"Sumpah Keluarga Horatius" oleh oleh Louis David yang melukis sebagai bentuk kritikan kepada penguasa sebelum revolusi prancis meletus."Kebangkitan" oleh Piero Della Francesca dan menuju selanjudnya yaitu tema Tema yang bertemakan tentang sejarah atau tema Historis cukup banyak di temukan di nusantara maupun di historis pada karya seni rupa menjadi penanda terhadap suatu peristiwa yang pernah ada dan terjadi di masa lalu bahkan peristiwa yang jauh sebelu sebelum suatu peristiwa terjadi atau pula sosok pelaku yang pernah ada yang kemudian diwujudkan dalam sebuah bentuk karya seni Indonesia, lukisan goa leang- leang pada masa prasejarah memberikan arti dalam peradaban pangeran diponegoro menjadi tanda dalam perlawanan proklamasi di Jakarta mengingatkan akan peristiwa sejarah yang berarti bagi bangsa panglima Jenderal Sudirman dalam peperangan dan lainnya, Kesemua bentuk karya seni rupa tersebut merupakan karya seni yang bertemakan sebuah Proklamasi oleh Dinas Pariwisata DKI JakartaDimancanegara sendiri, Rigauld pada awal abad ke-18 mencoba mengabadikan Raja Lois XIV dengan melukis potretnya dengan menggunakan Corak ini merupakan salah satu wujud karya yang betema historis, yang mengingatkan bahwa salah satu Raja yang pernah memerintah di Prancis adalah Raja lois XIV dan masih banyak lagi karya dengan tema historik kita menuju ketema Tema budaya juga diwarnai oleh latar belakang kultur senimannya. Budaya dijadikan sebagai inspirasi dalam berkarya seni itu, karya seni rupa yang bertemakan budaya cukup banyak kita temui di nusantara bahkan di Indonesia, terdapat beberapa karya yang terkenal diantaranya sebaai berikutSunaryo menampilkan tema “patung asmat” di Papua,Iyoman irawan dan Dewa Putu Bedil menampilkan tema “ masyarakat bali “Supono mengangkat tema " Relief Borobudur",Abdul Kahar Wahid dan Yabu M, mengangkat tema "Lontara", danZainal Beta dan Ahmad Fauzy, mengangkat tema "budaya Bugis Makassar" dan karya Abdul Kahar WahidBaca juga Tujuan Berkarya Seni RupaSedangkan di mancanegara terdapat pula beberapa karya seni rupa dengan tema yang sama seperti yang di buat oleh beberapa seniman berikutRenoir dengan karyanya “ Moulin de Ia Galette “,Edgar Degas dengan karyanya “ Dancer With Bouquet, Bowing”,Ernst Ludwing Kirchner dengan karyanya “ Negro Dance” dan kita kita menuju ke tema Sosial atau Tema Sosial kemasyarakatan.Dinamikan seni rupa nampak melalui perubahan dari pengaruh sosial kemasyarakatan yang ada pada berbagai hubungan dan interaksi manusia melahirkan kejadian – kejadian atau peristiwa yang menarik, sehingga banyak seniman perupa yang tertarik untuk mengabadikan peristiwa tersebut melalui karya seni karya – karya seni rupa para seniman seni rupa Indonesia yang terlibat dalam tema sosial tersebut diantaranya adalah sebagai berikutBarli dengan karyanya “ pengamen ”,S. Sudjojono dengan karyanya “ Kerja ibu dan Ibu menjahit”,Inanta Hadi Pranoto dengan karyanya “ Pasar Bandung”,Zaenal Beta dengan karyanya “ Pasar Pa’baeng – baeng” dan seniman mancanegara yang mencoba membuat karya seni rupa dengan tema sosial diantaranya adalahMax Beckman dengan karyanya “ Family Ficture “, danGustave Courbet dengan karyanya “ Pemecah batu “ dan kita menuju ke tema seni rupa yang ke enam yaitu seni rupa dengan tema Tanah karya Zaenal Beta6. Tema semua tentu tahu bahwa lingkungan juga sangat banyak membawa pengaruh besar terhadap tema dari karya seni rupa para senian nampak nyata dalam dalam mengambil dan menangkap dari lingkungan sekitarnya, misalnya alam sekitar dan alam benda, tumbuhan, atau seniman perupa menjadikan lingkungan sebagai bagian dari kesenangannya dan menjadiannya tema dalam Indonesia, karya – karya seni rupa dengan tema Lingkungan ini bisa ditemui dalam karya seniman berikut, sepertiKarto Yudo Kusumo dengan karyanya “ Anggrek “,Popo Iskandar dengan karyanya “ kucing “,Budiman dengan karyanya “ ayam jago “,Auke Cornalis Connega dengan karyanya “ Between dream and reality”, danZaini dengan karyanya “ Kambing”.Dimancanegara, perupa yang mengangkat tema ini diantaranyaJuan Gris dengan karyanya “ The car and guitaris”,Pablo Picasso degan karyanya yang mengangkat “ alam benda” sebagai karyanya,Pisanello dengan karyanya “ Studi menggambar kuda”1397/9 – 1455,Giancomo Balla dengan karyanya “ Burung Walet” dna yang terakhir adalah tema religius, berikut uraiannyaBaca juga Bentuk, Teknik dan Jenis Seni Patung7. Tema Religius/spiritual/ dari faham atau ajaran yang dianut oleh seniman perupa menjadi spirit dan ide dalam berkarya sehingga ide tersebut mengental dalam karya – banyak karya – karya seni rupa dengan tema religius atau spiritualisme ini di Indonesia yang diantanya adalahKetut kobot dengan karyanya “ Sesajen”,Amri Yahya dengan karyanya “ Iqra’ baca”1993Hendra Buana dengan karyanya “ Sahidallah”1997,Oh Supono dengan karyanya” Ucapan Ritual Ngaben”1990,Affandi dengan karyanya “ Masjid Baitulrahman”, Pirous dengan karyanya “ Surah – surah”, danAhmad Sadali dan Abay Subarna dengan karyanya “ Kaligrafi”.Ka'bah karya AffandiSedangkan di mancanegara para seniman perupa yang mengusung tema religius atau magis ini adalahPaul Gauguin dengan karyanya “ Yakup bergulat Malaikat “1988,Rubens dengan karyanya “ Penurunan dari salip” 1611 - 1614,Termasuk karya patung dewa wisma, patung syiwa, patung dewa Whisnu di India yang kesemuanya itu merupakan karya seni rupa dengan tema Religius/magis atau seniman sekalian, sampai disini mungkin kita semua sudah bisa mengerti bahwa seni rupa sangat memiliki beragam jenis tema dimana semua tema tersebut memiliki unsur – unsur yang bersumber dari alam ini dan kok cuma 7 poin ya yang dibahas.. padahal judulnya 21 jenis tema dan aliran seni rupa.. lainnya mana mas ? Saya ngerti bro tapi ketahuilah bahwa tidak hanya tema saja namun di balik semua itu, terdapat pula Gaya atau Aliran atau aliran seni rupa ini merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dari tema itu sendiri sob jadi, yang akan kita bahas di artikel selanjudnya, dan..Tentunya Pembahasan kita selanjutnya ini juga tidak akan kalah banyak dan tidak akan kalah menarik untuk dibahas, yaitu tentang 14 Gaya / Aliran Seni Rupa Nusantara dan Mancanegara yang menjadi kelanjutan dari artikel kalau dijumlah berarti semuanya udah 21 kan.. ? soalnya kalau dibahasnya dalam satu artikel saja takutnya kalian bosan karena kepanjangan dan membuat mata kalian lelah. hitung - hitung artikel berikutnya itu adalah babak kedua sob jadi istirahat sejenak dulu lah.. Untuk sementara cukup sekian dan kesimpulan dari tema ini akan kita bahas setelah uraian tentang gaya atau aliran dalam seni rupa tersebut sudah kita selesaikan. Cukup sekain dan terimakasih. Sumber Kemdikbud-RI,2005.
WBPBh1. 4e4y7tgb7o.pages.dev/4874e4y7tgb7o.pages.dev/5914e4y7tgb7o.pages.dev/2264e4y7tgb7o.pages.dev/3214e4y7tgb7o.pages.dev/2414e4y7tgb7o.pages.dev/2284e4y7tgb7o.pages.dev/4944e4y7tgb7o.pages.dev/9084e4y7tgb7o.pages.dev/5184e4y7tgb7o.pages.dev/2134e4y7tgb7o.pages.dev/5364e4y7tgb7o.pages.dev/8994e4y7tgb7o.pages.dev/6124e4y7tgb7o.pages.dev/6354e4y7tgb7o.pages.dev/110
aliran seni rupa murni mancanegara