Yuksimak puisi hujan yang berwarna hitam Meninggalkan lembaran-lembaran hidup yang kini berwarna hitam. Tinggal di Jakarta dan singgah di akun faiz_mao. Cerahnya sinar pagi ini ternyata tidak bisa menutupi gelapnya kehidupan. Cek juga yang dan puisi hujan yang berwarna hitam Sungailiat 16 April 2020. Puisi Tentang Mendung hitam 3 Bait 6 Baris
- Hujan menjadi momen yang tepat untuk mencurahkan isi hati melalui kata-kata lewat puisi. Biasanya, puisi tentang hujan berisi ungkapan rindu kepada orang-orang yang disayang. Puisi hujan juga bisa berupa wujud kebahagiaan mengenang momen-momen indah bersama. Itulah mengapa, puisi hujan ada yang sedih dan ada pula yang romantis, sesuai dengan suasana hati INDOZONE, berikut kumpulan puisi tentang hujan singkat 3 dan 4 bait yang sedih dan romantis, bisa untuk materi pelajaran anak SD! Puisi Hujan SingkatPuisi hujan singkat pexels/huy-phan-316220Tak perlu panjang lebar, puisi hujan singkat punya makna mendalam yang mampu menyadarkan kita tentang kehidupan dan hubungan percintaan. 1. Pelangi Sehabis HujanOleh Rahmatullah GhifatihHidup bagai pelangiAkan indah saat telah melewati pekatnya hujanNikmati saja awan gulita dengan hujannyaKarena sebentar lagi pelangi akan datang2. Terjebak HujanOleh NienaApakah kamu pernah terjebak hujan?Yang tak tahu arah untuk berteduhApakah kamu pernah terjebak kerinduan?Yang tak tahu kepada siapa jika mengeluhSekali-kali cobalah dengan sengajaTerjebak hujanAgar kamu mengertiTerjebak itu bukan hal yang menyenangkanMeski bagimu itu adalah bagian dari permainanSetahuku rindu bukan jebakanTetapi karenamu yang memberi harapanMembuatku terjebak bersama hujan3. Gerimis ManisOleh Iis SumiatiNabastala bermuram durjaMenyembunyikan sang mentari di balik punggungnyaJauh, tak terlihat sedikit punMenyisakan awan yang kian berarakKelabu mengepung segala penjuruMenyergap menyeruak penuh semarakBerkumpul di satu titik temuMerangkai pertunjukkan menyejukkan buanaJalinan gerimisDi hari kamisTampak mirisNamun, manisPuisi tentang HujanPuisi tentang hujan pexels/yaroslava-borz-126286496Hujan punya makna yang berbeda-beda bagi tiap orang. Puisi tentang hujan bisa mengubah pandangan kita mengenai arti hujan yang Sudut Pandang HujanOleh Diddal A SHujan turun begitu derasSetiap orang pun mulai berfikir kerasBerbagai pandangan mulai munculBersama hanyutnya pesan yg tersiratBagi sebagian orangHujan itu anugerahHujan itu kesejukanHujan itu kesuburanBagi sebagian orangHujan itu petakaHujan itu rumitDan hujan itu hambatanPada dasarnya semua hanya pandanganTentang kesendirian maupun sunyiTentang ego, keluh dan kesahDari mereka para Dear HujanOleh Lulu HuangDear hujanMaafkan aku yang telah mengutukimuMenyalahkanmu atas kesuraman hidupkuPadahal sedih dan bahagia adalah pilihankuSeseorangku bercerita tentang kesukaannya terhadapmuBagaimana kau membuatnya nyaman dengan hawa sejukmuDear hujanAku mau belajar berdamai dengan keadaanMenerimamu sebagai bagian dari ciptaan TuhanBukan karena dia, bukan karena siapa-siapaTak bisa dihindari ataupun dipungkiriKau adalah bukti keagungan IlahiYang pasti akan selalu kutemui6. Kidung HujanOleh Annisa Al-HawariKisruh air langit mendarat beranak pinakIrama rintiknya aroma petrikor, syahdu berarak-arakDari balik jendela, cinta tergurat lukisan embunUmpama insan menghimpun berkahNya, hanya payah dibuat tertegunNabastala sedang bercerita tentang sendunyaGaung semesta berzikir di naungan KuasaNyaHujan menyapu rindu yang menebal di dahan-dahan waktuUsai luruh segenap harap, larut di kedalaman sujudJiwa berparas ikhlas mendambakan angan tunai berwujudAmin yang sembunyi di lirih mohonku, menantikan penerimaanNiscaya sampai ke haribaan, kan kembali berupa rimbun kebaikanPuisi Hujan SedihPuisi hujan sedih pexels/davidcassolatoHujan seketika membawa kenangan-kenangan masa lalu yang terasa sesak di dada, sebagaimana puisi hujan sedih tentang kerinduan berikut ini7. Menatap Rintik HujanOleh Vandim HermawanBerdiri sendiri mencoba mengenal kerinduanAdakah dia di asna masih terpaku menatap kenanganMeski rintik sedetik tapi mampu mengingatkanSebuah perasaan di dalam renunganMenatapmu membuat rinduSetumpuk kenangan turun saat ituBagiku hanya sekedar cerita senduNamun mengundang kepedihan akan masa lalu yang piluTerima kasih untuk selalu menyejukkan hatiku8. Bertanya Pada HujanAku pernah bertanya pada hujan di penghujung FebruariMengenai sisa hati yang lembut untukkuLalu, mencari ucap hangat yang mendebarkan di sela rintiknyaAtau belai indah yang memercik hasratkuNamun, hujan di penghujung Februari itu hanya membisuPayungku pun jatuh seiring hatiku yang beku9. Hanya KepalsuanLantainya basahAwas licin dan kau bisa terjatuh saat melangkahJangan menyalahkan hujanKita tahu itu anugerah dari TuhanKau bilang kau menyukainyaTetapi kenyataannya kau sering menghindarinyaAtau hanya sebatas kata indah dalam sebuah romansa?Ah hanya kepalsuan rupanyaJangan berlindung di bawah payung ituKau bilang hujan turun mengantarkan pesan rinduApakah sama halnya seperti kita yang sering berpura-pura memujiPadahal nyatanya kita sangat ingin memaki?Jika itu terjadi pada diri kita sendiriAku rasa kita akan memilih untuk tak pernah kembaliBeruntung hujan tak diberikan perasaanSehingga dia tak perlu merasakan perasaan yang demikianPuisi Hujan RomantisPuisi hujan romantis pexels/nikkorSekelebat momen-momen indah di masa lalu turut menghampiri bersamaan dengan turunnya hujan, seperti puisi hujan romantis yang menyentuh hati di bawah ini10. Percik HujanOleh Babeth KartikaDirimu adalah kabut, putih dan senyapBeriring berjalan, dalam derai angin menembus batas waktu kejenuhanHalilintar sang murka, memerah, mencabik, hingga kau lelah dan terburaiJatuhMelewati lapis angin yang menerpa, helai demi helaiMelewati ribuan media yang tak kau hiraukanMelewati pekatnya ruang hampa, dingin, kadang panasAku hanyalah sekeping daunyang menangkapmu sebelum hancur ditelan BumiDentingmu adalah kehidupanku, juga hembus napasmuMenanti mentari pagiagar kau tinggal dalam kelopak jiwaku11. Hujan Mengundang RinduOleh Rizki IkhwanaAwan guntur semakin membaraLepas tak mendarat di angkasaMenepis semua bagian cakrawalaTinggal sebutir tak berdekapHalilintar malang tak kunjung hayatHilang sekejap tampak juaSeperti embun tapi berbedaKadang bernapas tapi juga tiadaGemuruh menyekap dengan parasnyaTiada disangka menusuk inderaButira air sang raja awanYang dipinta makhluk duniaMendadak aku diam, terhujam ribuan kenanganMembawa ke dalam mimpi khayalanTerbujur kaku berselimut rindu, ngiluTerbawa ke dalam perjalanan waktuMengalir jernih dengan guyuran derasTak berarah dan tak bertujuanMenghapus seluruh kegerahanYang menyelimuti hanyalah dinginEngkau menjelma gerimis menyapa kotakuAku diam membisu di sudut kamarkuIngin kubelai sejukmuNamun aku tak mampu, kutahu hadirmu bukan untukkuMemberi kesejukan di setiap tibaAngin berhembus dengan kencangDisertai getir yang tak berhenti bergejolakMenikam mangsa untuk menari12. Rasa Syukurku KepadaMuMendung sudah mulai merapatkan barisanYang mana ingin menutup cahaya matahariTapi angin selalu menghalangi itu semua terjadiEntah apa yang akan semesta rencanakanAku terdiam di saat menikmati pagiWalaupun matahari sudah begitu tinggiPemandangan yang begitu indahMembuat kuteringat untuk selalu bersyukurMungkin ini adalah tanda kuasa TuhankuUntuk selalu bersyukur atas apa yang telah dia berikanMungkin karena aku terlalu kufur atas pemberian-NyaSehingga terkadang lupa untukku bersyukurItulah kumpulan puisi tentang hujan yang sedih dan romantis dengan kata-kata singkat dan penuh makna. Mana nih puisi hujan yang kamu suka?Artikel Menarik Lainnya 10 Kumpulan Contoh Puisi Chairil Anwar yang Paling Terkenal 12 Kumpulan Puisi Sapardi Djoko Damono yang Paling Terkenal 8 Puisi Maulid Nabi Tentang Rasulullah yang Menyentuh HatiAkuharus sungguh rela merapal mantra hujan Aku ingin langitku turun hujan agar airmataku bisa membanjiri sisi kerinduanku Atas nama kasih sayang, empati, simpati dan kehormatan diri Aku merapalnya dengan sungguh-sungguh Jauh didalam cangkang malam yang hitam Agar ketika hujan datang, tak ada yang melihat airmataku berwarna merah! Aku rela!Payung hitam terbuka diatas kepala menjadi tanda pelindung dari teriknya matahari dan hujan. Limpahan air hitam yang bercampur sisa besi dari kolam berikutan aktiviti sebuah premis peleburan di Jalan Sungai Lalang di sini menyebabkan berlaku pencemaran di. Goenawan Mohamad Sajak Puisi Kutipan Puisi tentang hujan bisa menjadi media ungkapan perasaan yang sedang dialami hujan yang berwarna hitam. Aku memandang uap itu naik sebentar lalu pergi dibawa angin. Kejadian itu menimbulkan sejumlah teori dan spekulasi yang beredar di berbagai situs media sosial. Terparah di Desa Jati Wetan yang mencapai 145 cm sedangkan daerah lainnya rata-rata bertambah tinggi sekitar 20 cm. Yah dengannya puisi hujan yang menggambarkan suasana hati akan tercurah segalanya di sana. Memang benar salah satu dampak adanya awan CB adalah terbentuknya hujan es. Payungku tak takut ketinggian. Tentu banyak cerita juga tantangan yang telah dihadapi. Misteri Hujan Berwarna Hitam di Jepang. Aku memilih hujan berwarna biru selain hitam dan merah yang tersedia di taman kota itu. Cerahnya sinar pagi ini ternyata tidak bisa menutupi gelapnya kehidupan. Hujan lalu duduk di kursi-kursi. Aku menaiki tangga hujan. Di dalam puisi tersebut imaji yang paling dominan adalah imaji visual yang ada di setiap bait dan ada sedikit imaji pendengaran pada baris. Puisi Pelangi Hitam Oleh. Hujan inilah yang mengirimkanmu melewati nada rintiknya Yang begitu menenangkan dan mengalirkan melodi dalam nadi. Sepertinya tidak terasa hampir satu bulan kita lalui bulan pertama di tahun baru ini. Katanya saat dikonfirmasi di Denpasar Bali Jumat malam. Secara tipologi puisi Hujan di Bulan Juni terdiri dari tiga bait yang setiap baitnya terdiri dari empat baris dan dengan pilihan kata yang kuat dan menunjukkan makna dalam seperti tabah dan kuat. Jan 27 2021 Puisi Hujan Hujan adalah peristiwa jatuhnya air dari atmosfer. HUJAN DATANGLAHHujan datang sirami raut wajahku dari mimpi-mimpikuSadarkanku bahwa siang beranjak pergiHujan datang tawarkan selimut hatiMengekang raga menahan langkahkuHujan janganlah kau pergiAku masih rindu alunan nada-nadamuHujan tetaplah kau disituAku masih belum siap melihat duniaHujan bergemurulahHingga tiada deru nafas tiada artiHujan. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada. Kumpulan Berita HUJAN HITAM. Sebagaimana pengertian hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan berbeda dengan presipitasi non-cair seperti salju batu es dan slit. Komorbid Asma yang Dialami Soraya Abdullah dan 4 Berita Kesehatan Lain. Teriknya mentari membakar seluruh penghuni bumi melahirkan keringat keringat harapan anak pertiwi. Akhirnya keluar juga uap yang ditunggu-tunggu. Sungguh aku berharap perasaanku ikut terbang dan hilang bersama uap itu. Aku kira senja tak akan menjadi indah karena aku tak melihatnya Aku kira pelangipun tak akan berwarna karena aku tahu hanyalah tinta hitam legam dalam pandangan Dan aku mengira dawai hujan akan selalu ternada Apakah kau tahu apa itu hujan. Kalau kita lihat di peta ada awan yang warna merah di Bali bagian tengah Bangli dan data itu terjadi pukul 1340 WITA. Hanya Desa Jatai Wetan yang air banjirnya berwarna hitam. Kau bilang cintaku tak berwarna ya aku minta maaf untuk itu bisakah kau memaklumi aku bukan tidak melakukan sesuatu kau tau sudah berapa banyak hujan. Berputar di tangan kami ketika walikota membuka festival musim hujan. Hujan itu menjadi payung. Seringkali fenomena ini dijadikan inspirasi untuk menciptakan puisi yang indah. Misalnya mewakili rasa. Apr 16 2020 Awan hitam menertawakan kita kita yang kadang tidak mau menerima apa adanya yang lari dari kenyataan bila hitam jangan dibuat kehitam-hitaman akan menjadi penyesalan Awan sudah hitam biarkan hujan yang akan menghentikan perdebatan hujan bisa membuat kehilangan warna telah menjadi lukisan tak akan berubah karena tangisan biarkan dalam pigura. Nah bagaimana dengan puisi karyamu. Kali ini kami pilihkan puisi tentang hujan di akhir Januari. Hari ini adalah hari terakhir di bulan Januari bulan yang sering kali turun hujan. Health 1947 WIB. Angin yang sedang flu meniup payungku. Buat kamu yang ingin melukiskan suasana hatimu dengan puisi hujan berikut di bawah kami berikan kumpulan puisi tentang hujan. Hujan menderu dari pelosok bumi menghempas harap air akan tumpah membasahi jejak kaki. Aku Ingin Sapardi Djoko Damono. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Misteri Hujan Berwarna Hitam di Jepang. Kumpulan Berita HUJAN HITAM. Kucing Juga Bisa Obesitas Begini Cara Pantau Berat Badan Hewan Peliharaan. Dalam fitur Insta Story di Instagram Velove mengunggah foto sang penyair berwarna hitam putih dan mengutip salah satu puisi fenomenal dari Sapardi yang berjudul Pada Suatu Hari Nanti. Mulai dari kejatuhan nuklir polusi hingga kebakaran pabrik. Mar 11 2015 Puisi hujan adalah kata puitis tentang hujan atau puisi tema alam yang berkisah tentang kata kata hujan yang terkadang juga bercerita hujan romantis kata malam dan hujan di pagi hari. Being with You. Meninggalkan lembaran-lembaran hidup yang kini berwarna hitam. Dari fenomena alam ini puisi hujan akan tercipta memori kenangan masa lalu akan dikenang. Pin Oleh Aysetu Sindanaa Di Kutipan Inspiratif Kata Kata Indah Kata Kata Motivasi Kutipan Buku Sajak Senja Kata Kata Inspiratif Sajak Kata Kata Puisi Senja Puisi Einstein Quotes Quotes Positive Quotes Semesta Tidak Diam Sajak Puisi Syair Sastra Quotes Puitis Diam Puisi Puitis Quotes Quotesindonesiasenja Saj Cinta Quotes Quotes Einstein Quotes Terbaru 30 Puisi Pemandangan Pagi Hari Keindahan Alam Download Puisi Tentang Pagi Yang Indah Islami Kata Download Puisi Hari I Pemandangan Puisi Sajak Tidak Ada New York Hari Ini M Aan Mansyur Sajak Puisi Penjara Puisi Suara Hati Lockscreen Movie Posters Apa Warna Rindumu Sajak Nasihat Yang Baik Kutipan Hidup Tidak Ada New York Hari Ini New York York Books Puisi Sastra Sapardi Puisi Sastra Sapardi Quotes Words Beautiful Words Bunga 3 Kata Kata Sajak Puisi Hasil Gambar Untuk Gambar Wanita Menangis Hitam Putih Gambar Gambar Kartun Kartun Puisi Rindu Indopoems Katakata Tentangkamu Sedih Puisi Inspirasional Sedih Selekat Itu Secinta Itu Bernapaskankata Puisi Poetry Poem Sajak Sastra Aksara Kumpulanpuisi Puisicinta Katabija Poetry Poem Poems Quotes A Poem By Mina Apratima Sajak Tanda Tanya Puisi Pin Oleh Anggoro Subakti Di Puisi Indonesia Pesan Puisi Secangkir Kopi Pin By Kimberly Klem On ع Travel Experts Amazing Photography Cool Drawings 200 Video Klip Hd 4k Hujan Cuaca Gratis Pixabay Download Jakarta Hujan Lebat Diprediksi Berlangsung Hingga Malam Download 63 Gambar A Gambar Hujan Kartun Puisi Pendek Kumpulan Puisi Kata Kata Indah Puisi Kutipan IndonesiaPuisiHujan Hujan Terakhir Dalam Ingatan Suara Hujan Hujan Malam Ini Hujan Rintik Hujan Kamu Dan Hujan Aku kira, senja tak akan menjadi indah karena aku tak melihatnya Aku kira, pelangipun tak akan berwarna karena aku tahu hanyalah tinta hitam legam dalam pandangan Dan aku mengira, dawai hujan akan selalu ternada Apakah kau tahu, apa itu hujan?
Hujan siang ini telah menambah pedih lukaBelum juga kering luka lamaTelah tersiram hujan dengan deras Jahitan pun menjadi teretas Tertunda merapat kulit yang terkelupasTak ada peduli, semakin mempertegasDiri sudah memang tak pantas Setiap hujan telah menjadi lukaKetika hujan waktu itu bermulaTak berdaya melawan paksa 1 2 Mohon tunggu... Lihat Puisi Selengkapnya Beri Komentar Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
Yangmembawa sejuta asa. Aku ingin menjadi sejuta cahaya Yang bisa membiaskan keindahanmu Yang menjingga di langit sore Yang bersinar layaknya senja. Tentu saja tak bisa Aku hanyalah aku Yang hanya punya kenangan biasa Yang kebetulan ada kamu di dalamnya. 4. Puisi Tentang Senja "Senja yang Sepi" Di ujung senja Rintik hujan basahi Jalan
Puisi tentang mendung. Pengertian mendung menurut kamu bahasa Indonesia mendung adalah awan yang mengandung hujan biasanya berwarna hitam merata di langit, menandakan sebentar lagi akan turun hujan. Atau ketika dalam keadaan langit agak gelap, sinar matahari tak nampak dikarenakan tertutup dasarnya didalam kehidupan sehari- hari cuaca mendung merupakan pertanda akan turunnya hujan. cuaca mendung ditandai dengan awan yang berwarna hitam. Biasanya kejadian nyata yang sering terlihat adalah semakin gelap langit tertutup awan mendung maka akan semakin deras pula hujan yang akan dalam istilah atau pepatah, terkadang kata mendung diartikan sebagai susana hati yang sedih, seperti mendung tak berarti hujan yang biasa diartikan, kesedihan yang dialami tak selamanya harus meneteskan air mata, jika melihat dari arti mendung tak berati hujan, maka pepatah ini mengisyaratkan suatu kata bijak yaitu, ketabahan hati/jiwa dalam mengahdapai suatu para pemuisi banyak diantara mereka seringkali mengibaratkan kata mendung sebagai suasana hati yang gundah gulana, sehingga seringkali mendung diartikan akan turunnya hujan air mata, karena adanya suatu kesedihan,Namun jika menurut saya itu adalah hal yang wajar dalam kehidupan sebab kehidupan yang dijalani tak selamnya selalu bahagia, ada sedih ada bahagia, adaluka ada tawa ada sedihBerbicara tentang kata mendung yang terkadang diartikan sebagai suasana hati. ada berbagai faktor menyebabkan mendung hati atau mendung hujan kesedihan diantaranya disebabkkan, karena suatu kekecewaan biasa kecewa karena permasalahan kata cinta mendung mengatakan mendung belum tentu hujan dekat belum tentu jadian, Langit mendung merupakan cinta yang diam membisu. turunnya hujan adalah cinta yg tersampaikan, dan pelangi adalah arti dari suatu bukan berarti akan turun hujan, karena mendung adalah suatu pertanda alam, hujan dan kesedihan yang dialami Manusia, semua terjadi atas kuasa Sang Maha pencipta alam, maka serahkanlah semua kejadian dengan kata kata mendung, puisi yang dipubikasikan blog puisi dan kata bijak kali ini adalah puisi dibawah ini beberapa puisi tentang cuaca mendung hati, atau puisi bertema mendung, yang sering diartikan kesedihan. adapun masing masing judul puisinya antara lainPuisi mendung hitamPuisi mendungPuisi sekerlip pelita di dalam jiwaPuisi kabar dukaPuisi jangan hanya mendungPuisi redupPuisi tak tahu entahlahTujuh puisi yang menceritakan tentang mendung, yang dirangkai dari kata puisi mendung tak berarti hujan dan tentang kata puisi mendung belum tentu Puisi Tentang MendungApakah ditempat anda saat ini cuaca mendung menutupi langit, atau mungkin dalam keadaan suasana kelabu, yakinlah mendung tak selamanya kelabu, matahari hanya terlindung awan, dan ketika awan itu bergeser cerah kembali pun hal kesedihan ketika mendapat seseorang mengisi hati keceriaankan akan bersinar kembali,Dan mendung hati akan berlalu pergi menjadi hujan kebahagian, karena hujan adalah pengharapan, maka harapan kebahagaian menghujani hati dan jiwa, mereka yang selalu tabah serta sabar ketika mengalami gerimis begitulah kira-kira tentang kata kata mendung, Yuk kita simak saja puisi bertema mendung atau puisi-puisi menceritakan tentang mendung dibawah ini, dimulai dari puisi mendung hitam, berikut ini MENDUNG HITAMRemy Tongksst SaktiMenitislah genangan air yang bertakungPada kedua kelopak pandanganEmpangnya telah pecahTidak termampu menampungHimpunan duka lara dari tadahan jiwa yang meruntunDari ingatan setiap helaian lembaran kenanganTanpa sebarang upaya lagiUntuk dibendung.....Membanjiri seraut wajahSusuk tubuh yang kelihatan tenangDi sebaliknya adalah kemarau panjangYang masih belum sampai ke penghujungnyaDitanyakan persoalan harapanBilakah mungkin mentari akan tersenyum lagiBilakah gerhana mahu berganjak pergiBilakah musim luruh akan bergantiJawapan yang masih belum dimengertikanDan berterusan hujan lebat turun menyiramiMembasahi kolam hatiJiwanya seakan padang pasir yang tandusKerana sarat dengan selautan rinduMendambakan syurga cintaYang berada di kayangan impianNun jauh di langit harapanTermampukah lagiJiwa dan juga ragaBertahan pada kunjungan angin ribut taufanYang telah meruntuhkanSemangat juang yang selama ini dipertahankan.....Puisi MendungdikSang surya mulai menutup wajahnyaPerlahan sisi sisi bumi mulai gelapBegitu muramnyaJalan ini pun terasa gelapMendung mendung pun berkumpulMenambah kegelapanAngin mendesir menerpa rambutDan menghempas dedaunanHanya cahaya cahaya kilatYang mampu menerangiPerjalanan ini pun terasa lambatDalam gelap pun, aku masih bisa melihat pelangiAq yakin ini hanya ujianDatang menghampiriDari tuhanAgar aku bisa menguatkan hatiAku yakin masih ada cahaya dalam kegelapanCahaya yang mampu menerangi jalanHanya iman dalam hatiYang mampu menerangi jalan iniPUISI SEKERLIP PELITA DI DALAM JIWASayang... bulan tak nampakDi sini hanya mendung awanYang berkaca di atas langit yang hitamSayang... begitu sepi petang iniTak ada suara-suara, tak ada cahayaDalam kamar gelap ku sendiri menekuriTentang kita , yang berjumpa lalu berpisah..Sayang... hujan telah turun di siniMembasuhi separuh petang yang mulai habisDi tepian heningnya malam, aku meringisSayang... mabʋk cinta itu begitu indah dan bersinar; seperti cahaya di langit siangNamun mengapa, dalam terangnya, mataku seakan buta oleh silaunyaYang membunuh, gelap penglihatan ini..Dengar dunia.., aku masih memimpin harapan iniPada kubangan hari yang menjerembabkan tubuh jiwa iniPada getirnya kehidupan asmaraDengar wahai alam semestaAku masih menyemangati hasrat ini yang bertumbuh di hatiDengan keadaan lelah dan tertatihSayang... dengarkah, harapan yang ku lantunkan bersama deraian hujanAku masih menyimpan butiran-butiran rasa itu pada kehidupanAsmara ku yang pernah terkoyakDi ujung jalan buntu, nafasku tersedak-harapan itu selalu ada, walau merasa begitu teraniaya-'Seperti matahari yang tertutup gerhana, ia akan kembali dengan cahaya' 14-2017PUISI KABAR DUKAHerlina AllePernah, di pangkuan senja kutenun kerinduanIndah bergambarkan kesetiaanBerteman ronanya terlukis bayanganMenyimpul senyum memabʋkkanSebelum kuterlena menerimaSamar terdengar kabar dukaOleh burung pembawa beritaKau pergi bersama separuh jiwaSesaat hati hancur berkepingSedu cakrawala berhias awan mendungMenitiskan bulir-bulir kepedihanSeolah tahu tentang kedukaanEmbunClp, 12 April 2017Puisi SenjaSaeful Rokhmat HidayatMengirimkan kepada lamunSendiri menyadari mendung yang ingin membawa rintikRintik itupun mulai terasaTak ada yang lebih indah dari sebuah lamunTapi bila sadar tanpa sadar mata ini berkaca-kacaLamunku terhentak dan hilangEsok senja, bawalah lamunku tuk jadi JANGAN HANYA MENDUNGHakimi Sarlan RasyidAku melihat utuh rindumu yang datang bersama hujanDan agung cintamu yang tulus datang bersama badaiMenghapus semua ragu yang muncul dalam pertanyaanMenghapus semua angkuh yang muncul dalam pernyataanSeperti aku tak bisa menghitung titik air yang jatuh ke bumiSeperti itulah banyaknya rindu dan cintamu untukkuRahasia cintamu adalah dalamnya lautan yang tak terselamiKeagungan dan kesuciannya tersembunyi dalam putihnya saljuBeri aku api cintamu meski hanya sedikitBiarkan aku kobarkan apinya hingga aku terbakarLalu aku bisa berkata alangkah bahagianya menjadi debuTerbang abu dibawa cinta dan rindu jauh ke langitSujud aku dalam pengabdian yang tak bisa ditawarPada akhirnya tak ada sandaran selain kasih dan sayangmuKotabaru_Karawang_271220160832PUISI REDUPAisyah AmsalRoda dunia terus berputarJejak langkah tertatih-tatihHendak menggapai tangan tak sampaiHendak teriak suara tak terdengarHendak bersandar dinding tak bertopangAir begitu setia dengan pekatnyaAwan mendung begitu cinta dengan kelamnyaGuntur menggelegar begitu sayang dengan gemuruhnyaSinar sesekali redupSanubari semakin kelamBegitulah roda kehidupanBergulir tiada hentiYang setia mengiring langkahMencari pijakan entah TAK TAHU ENTAHLAHKalila TheaSabda syair menembus kelam sealamMendamba ria menemani laraSahaja membias senyum yang mendungKemana singgahnya...Gejolak darah membara cemburuMeragui percikan terjalnya asalFatamorgana bukan dimilikiSiapa dia...Bercermin tapi enggan berceritaTetap anggun dikeremanganBernyanyi kerikil tanpa iramaTiada satu pun sebuah lenteraDemikianlah puisi tentang mendung. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi mendung diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.PuisiAlam - Alam selalu memiliki pesona yang begitu indah. Sangat elok dipandang mata dan bisa membuat banyak orang berdecak kagum. Apalagi bagi seorang penyair yang lihai merangkai kata, keindahan alam ini bisa menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan sebuah karya. Kekagumannya akan menciptakan puisi alam yang begitu indah. Tak hanya keindahannya saja yang bisa menjadi inspirasi menulis
Puisi Hujan yang Berwarna Hitam Karya Ahda Imran Hujan yang Berwarna Hitam Hujan yang berwarna hitam adalah hantu yang bersedih dirangkumnya sekalian malam disimpannya ke lubuk perih Jantungnya gelap adalah degup angin ngarai tangis yang sayup. Lambai yang tak sampai-sampai Semata seru di sawang yang beku Hujan yang berwarna hitam adalah hantu yang mengerang tubuhnya sedingin batang pisang dirangkumnya sekalian dendam disimpannya ke lubuk malam. 2013Analisis PuisiBerikut adalah hal menarik dari puisi "Hujan yang Berwarna Hitam" karya Ahda ImranImaji hujan hitam Puisi ini menggunakan imaji hujan yang berwarna hitam sebagai simbol hantu yang bersedih dan mengerang. Warna hitam menggambarkan kesedihan dan kegelapan yang melingkupi malam dan perih Puisi ini menyiratkan bahwa hantu-hantu tersebut menyimpan segala malam dan perih ke dalam lubuk kegelapan. Hal ini menciptakan gambaran tentang bagaimana kesedihan dan dendam dapat tersembunyi dan tertutupi dalam antara jantung yang gelap dan angin ngarai Puisi ini menciptakan kontras antara jantung yang gelap dengan degup angin ngarai. Ini menunjukkan perbedaan antara kegelapan dalam diri hantu dan kekuatan alam yang melambangkan ketidakterdugaan dan yang tak sampai-sampai Dalam puisi ini, terdapat tangisan yang sayup dan lambai yang tak sampai-sampai. Hal ini menciptakan gambaran tentang kehilangan dan ketidakmampuan untuk mengungkapkan perasaan dengan dendam dan kegelapan malam Puisi ini menggambarkan hantu-hantu sebagai perwujudan dendam yang terbungkus dalam kegelapan malam. Hal ini menunjukkan kekuatan emosional dan kesedihan yang muncul dari dalam diri ini menarik karena menggunakan gambaran hujan yang berwarna hitam dan menghadirkan suasana misterius dan gelap. Penggunaan imaji dan simbolisme menciptakan suasana yang intens dan mendalam dalam puisi ini. Puisi Hujan yang Berwarna Hitam Karya Ahda Imran
bilahitam jangan dibuat kehitam-hitaman akan menjadi penyesalan Awan sudah hitam, biarkan hujan yang akan menghentikan perdebatan hujan bisa membuat kehilangan warna telah menjadi lukisan tak akan berubah karena tangisan biarkan dalam pigura kebencian Sungailiat, 16 April 2020 Mohon tunggu Lihat Puisi Selengkapnya Beri Komentar
Memasuki musim hujan, membaca buku sambil bersender di sofa atau tempat tidur, akan jadi lebih nikmat dengan suasana dingin. Apalagi jika membaca buku kumpulan puisi yang syahdu. Puisi memang bisa jadi jalan untuk mengungkapkan isi hati, karena terwakili dari rangkaian kata-katanya yang Poetry Day yang dirayakan pada tiap tanggal 21 Maret adalah hari di mana kita melestarikan puisi sebagai budaya kesusastraan dan menghilangkan kesan kuno pada puisi. UNESCO menetapkan hari puisi pada Konferensi Umum ke-3 di Paris, Perancis pada tahun 1999. UNESCO menganggap puisi merupakan karya seni yang memiliki peran penting pada sejarah dunia. Maka dari itu, Hari Puisi Sedunia bertujuan untuk mendukung keberagaman bahasa melalui ekspresi puitis, mengapreasiasi para penyair dunia, serta meningkatkan semangat untuk kembali menikmati dan menciptakan kita nikmati puisi indah dengan berbagai bahasan yang dibalut kata-kata khas estetik dari buku-buku kumpulan puisi berikut ini. Dijamin cocok untuk menemani hari-hari sejuk di musim Buku Kumpulan Puisi Terbarue___y - Gratiagusti Chananya RompasBaca Puisi Indah di Sini! Gratiagusti Chananya Rompas kembali melahirkan puisi-puisi indahnya. Dengan judul yang unik, puisi ini berisi kegundahan hati dan segala pikiran Mbak Anya dalam hidupnya. Seperti dalam blurb-nya, kumpulan puisi ini membebaskannya dalam menulis tentang apapun yang ia mau dan ia rasakan. “bunga bunga tumbuh menjadi semak belukar di an- tara gigimu menjalar menyelubungi kepala melingkari leher dan perlahan merayap membungkusmu sampai ke ujung jari jari tangan kakimu merampas segala yang istimewa dari tubuhmu—" Tempat Paling Liar di Muka Bumi - Theoresia Rumthe & Weslly JohannesBaca Puisi Indah di Sini! Pasangan ini menulis kumpulan puisi cinta bersama, dan kini kamu bisa menemukan kembali dengan sampul buku yang baru. Karya Theo dan Weslly ini bukan sekadar perihal cinta, tapi benar-benar mengistimewakan hal-hal sederhana dari pasangan. Bersyukur atas tiap helai rambut kekasih, setiap jengkal kulit dan lekuk tubuhnya, setiap helaan napas, hingga setiap isi kepalanya. Kekaguman atas keberadaan sang kekasih, dinyatakan dengan puisi indah yang saling sahut menyahut. " Jika ada tempat paling liar di muka bumi maka itu adalah kemilau hitam pada bola matamu, ia mampu menelan malam juga kesedihan, dan menggantinya dengan bintang." Baca juga Theo dan Weslly Tuliskan Kumpulan Puisi dalam Tempat Paling Liar di Muka BumiKink - Ray ShabirBaca Puisi Indah di Sini! Sebagai seorang model dan juga penulis, Ray Shabir kembali sukses merilis buku kumpulan puisinya. Buku ini menceritakan bagaimana perasaan sakit yang selama ini ia rasakan dan ia pendam. Tak hanya bait-bait puisi berbahasa Inggris, tapi juga terdapat ilustrasi yang didominasi oleh warna merah muda, sehingga sisi estetika dari buku ini pun semakin puisi tentang hal ini membuatnya lega, menemukan kembali dirinya, dan jadi pelajaran untuknya dalam mempelakukan diri dengan baik. Kumpulan puisi ini jadi cara Ray Shabir meletupkan emosi dan gairah generasinya lewat puisi. "Apocalypso. Apocalypso. Apocalypso. I’ll scream your name when the reign is ours." The Lyrics of Self-Acceptance - R. Yuki AgriardiBaca Puisi Indah di Sini! Perpaduan antara seni bergambar warna-warni, Yuki R. Agriadi mengumpulkan petikan pendek tentang memahami dirinya sendiri. Segala rasa yang selama ini ia pendam, diledakkan dengan gambar krayon dan penggalan kata di buku ini. Bisa dibilang, ini adalah kamus Yuki tentang bagaimana cara berbenah diri dan merefleksi diri. "Do I ever notice is it privilege to have choice?" Baca juga Ledakan Warna dan Pengalaman di Buku The Lyrics of Self-Acceptance Karya Seniman R. Yuki AgriadiKepada Cium - Joko PinurboBaca Puisi Indah di Sini! Meski pertama kali terbit pada tahun 2007 lalu, kini kamu sudah bisa mendapatkan buku kumpulan puisi ini dengan sampul baru seperti balutan daun pisang. Tulisan Jokpin selama setahun dari 2005-2006, masuk dalam 30 kumpulan puisi dalam buku yang kita tahu, ciri khas tulisan Jokpin yang jenaka dan unik, namun tetap terasa getir membahas suatu isu kehidupan. Di sini kita akan merasa campur aduk dan masuk ke imaji tanpa batas. "Uang, berilah aku rumah yang murah saja yang cukup nyaman buat berteduh senja-senjaku, yang jendelanya hijau menganga seperti jendela mataku." Tantrum - Adhan AkramBaca Puisi Indah di Sini! Benang kusut yang terpendam dalam emosi dan pikiran Adham Akram, tertulis lewat puisi yang ia buat pada tahun 2018 hingga 2019. Kumpulan puisi ini dilengkapi dengan beberapa foto-foto, yang akhirnya buku ini terbit di tahun 2021. Tantrum yang biasa dirasakan oleh anak kecil, ternyata bisa dirasakan ketika kita kamu yang sedang dilanda banyak pikiran tak jelas, namun tak tahu bagaimana cara menyampaikannya, dan begitu banyak pertimbangan saat ingin mengutarakannya pada orang lain, buku ini akan terasa relate. Di mana akhirnya segala yang kita rasakan kita tahan, keluar menjadi tangisan atau jeritan yang hanya terpendam di kepala. "bibit kegelisahan yang aku tanam pada kering tubuh ini, semakin bertunas dari hari ke hari. merambat buas dan tak pernah puas. menyerap, haus dan tak kenal putus" Buku Minta Disayang - Rintik SeduBaca Puisi Indah di Sini! Setelah bukunya minta dibanting, tapi sekarang minta disayang. Hal ini karena cocok untuk kamu yang abis PDKT, jatuh cinta, tapi putus, dan Tsana ingin menyayangi kamu semua. Sajak-sajaknya bukan sekadar penggalan, tapi ada storyline dan membuat buku ini terasa interaktif. Buku ini hadir untuk kamu agar bisa terasa dipeluk dan dihibur. “Beberapa perasaan tak ingin diabadikan. Mereka hanya ingin dititipkan dan dilepaskan di waktu yang baik.” Home Body - Rupi KaurBaca Puisi Indah di Sini! Menjadi karya ketiga dari Rupi Kaur, ia berhasil membukukan kumpulan karya puisinya yang biasa ia tulis dalam satu frame postingan Instagram. Pendek, padat, namun lugas dan tegas. Kecemasan dan depresi dalam diri, ia sampaikan lewat penggalan kata yang maknanya sangat mudah puisi ini mengajak kita untuk hidup lebih mindful, kita perlu rehat sejenak dari hiruk pikuk dunia, dan selalu sadar mana kenyamanan yang layak dan mana yang justru hanya melenakan."aku berhenti melawan/ perasaan tidak nyaman/ dan menerima bahwa kebahagiaan/ tidak berhubungan/ dengan rasa nyaman sepanjang waktu// - seimbang."Digulung Pandemi, Digalaukan Chat History - Faizal RezaBaca Puisi Indah di Sini! Putus di masa pandemi? Pasti sulit, sepi, dan terasa sendiri. Kumpulan puisi cinta menggebu masa-masa lalu dan segala hal di masa pandemi, tertulis dalam buku kumpulan puisi ini."berakhirnya kita akan kukisahkan bersama pohon yang menjadi beton, sungai yang menjadi kolam renang, sawah yang menjadi mal, kampung yang menjadi pabrik, atau tetangga yang bekerja menjadi para penjaga. karena kalau tak dilebih-lebihkan atau dihebat-hebatkan, cinta kita terlalu biasa saja."Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau - M. Aan MansyurBaca Puisi Indah di Sini! Kumpulan puisi ini telah memenangkan penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa 2021 sebagai Karya Puisi Terbaik. Puisi ini berisikan tentang cinta, rindu, luka, dan kecewa, baik untuk pasangan, keluarga, bahkan negara. Keresahan atas pikiran Aan tersampaikan dalam 41 puisi ini. Ada sajak manis tentang keluarga, hingga yang menggetirkan tentang isu negara."malam alangkah raya. segala perkara sudah tidur, kecuali namamu & pikiranku. namamu kaki-kaki hujan. pikiranku sungai yang tidak lelah berjalan."Baca juga Puisi Indah Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau Meraih Penghargaan SastraAda Nama yang Abadi di Hati Tapi Tak Bisa Dinikahi – Kang MamanTentang cinta di antara dua orang, rasa luka, sedih, senang, perpisahan, maupun kelanjutan sebuah hubungan. Bisa untuk remaja yang baru merasakan jatuh cinta, bisa juga untuk hubungan cinta yang sudah masuk proses pendewasaan. Ditambah dengan ilustrasi yang berwarna, buku ini cocok untuk kamu yang ingin melihat perspektif lain dari besarnya makna cinta dan Puisi Indah di Sini! “Yang mengaku sanggup hadapi segalanya sendiri, diam-diam juga mengharapkan didampingi. Yang merasa sangat teguh kukuh, berlapis baja sekalian, butuh penguatan, butuh dikokohkan. Yang terlihat tak pernah mengeluh, tetap butuh dipeluk hingga luruh dan luluh."mBoel – Sapardi Djoko DamonoMenjadi buku terakhir dari Almarhum Eyang Sapardi yang dikhususkan untuk mBoel, panggilan sayangnya kepada sang istri tercinta. Puisi-puisi yang tak hanya sekadar ungkapan cinta, namun juga arti perdebatan, pengorbanan, percakapan, dan keserasian dalam pernikahan Almarhum Eyang Sapardi. Coba ikut rasakan interaksi pasangan yang hidup bersama bertahun-tahun dalam balutan kasih sayang, dari 80 sajak di Puisi Indah di Sini “Napas yang kauhela, dan kautarik, menjauh pula, bilang aja kangen, pengin kupeluk.”I See You Like a Flower – Na Tae JooPenuh ilustrasi bunga, Na Tae Joo sang sastrawan populer di Korea menuliskan berbagai puisi menyentuh hati. Tak hanya tentang cinta dan kerinduan, tapi juga penuh dengan sarat hidup akan tanggung jawab, peduli, serta perubahan waktu dan sering menjadi referensi untuk drama korea seperti Encounter, dan sering terlihat dibaca oleh para idol Korea. Cocok untuk dibaca saat musim hujan, karena puisinya yang menghangatkan Bukunya di Sini “Ada jalan yang ingin kulalui meski orang berkata jangan. Ada orang yang ingin kutemui meski ia tak ingin bertemu. Ada kegiatan yang ingin kulakukan meski sudah dilarang. Hal itu adalah kehidupan dan rasa rindu. Yaitu dirimu”Selama Laut Masih Bergelombang – Mariati AtkahPenuh tema yang kental dengan suasana laut dan khas orang Sulawesi. Beberapa kosakata menggunakan bahasa Bugis, tentang kegelisahan, putus asa, kesedihan, dan jatuh cinta yang Bukunya di Sini “Berapa kali umpan harus kulemparkan, agar engkau mengerti. Aku sedang mencari, hati yang kau sembunyikan, di balik gerigi karang.”Dreams, Spelled in Poetry – Helena NatashaSetelah merilis buku puisi pertamanya pada Love, Spelled in Poetry, yang bertema kisah perjalanan seorang gadis mengenal cinta, kecewa, dan kembali menemukan cinta. Kali ini dilanjutkan tentang arti dari “dreams in a beautiful way” yang merupakan hasil dari perasaan si penulis gaya kata berima, mudah dibaca, dan tidak begitu tebal, buku ini cocok untuk lebih semangat pada mimpi walaupun dibaca kala hujan Bukunya di Sini “Dreaming feels like boarding a magic carpet. I'm flying into the night imagination shaping the clouds, hands holding the stars. No fear, just the magic I trust. It'll take me to a place I don't know yet, somewhere I belong.”Panduan Sehari-hari Kaum Introver dan Mager – Lucia PriandariniBuku ini walaupun berjudul panduan’, tapi tetap buku kumpulan puisi yang sangat sejalan dengan keadaan di masa ini. Tentang password Wi-Fi, orang yang suka membuka Instagram Stories-nya sendiri, bahkan video YouTube yang mempunyai segala macam tutorial, baik dari yang penting sampai yang remah-remah’ keseharian yang sajaknya sangat menggelitik, miris namun tetap menghibur, Lucia berhasil menyusun kata-kata kreatif dengan makna dalam dari fenomena sosial zaman sekarang. Buku ini terasa akrab dan dekat, bisa menjadi cara untuk mengungkapan perasaan para kaum Bukunya di Sini “Anakku melihat jejak kanal YouTube yang kubuka. Cara membuka tutup galon tanpa merusaknya. Ia menatapku dan bertanya. Ibu, mengapa Tuhan tidak membuat tutorial tentang cara mengatur dunia?”Itu dia buku-buku kumpulan puisi yang bisa jadi pilihan bacaan ringan di kala hujan. Jangan lupa siapkan minuman hangat untuk menemani sesi membaca kamu ya. 🍵Spesial buat kamu, masih banyak buku kumpulan puisi yang bisa kamu dapatkan di Jangan lupa cek semua promo yang sedang berlangsung di dari diskon hingga harga spesial di bawah ini!😉Temukan Semua Promo Spesial di Sini! Sumber foto header Shutterstock
PUISIHUJAN DATANGLAH Hujan datang, sirami raut wajahku dari mimpi-mimpiku, Sadarkanku bahwa siang beranjak pergi. Hujan datang, tawarkan selimut hati, Mengekang raga, menahan langkahku. Hujan, janganlah kau pergi, Aku masih rindu alunan nada-nadamu. Hujan, tetaplah kau disitu, Aku masih belum siap melihat dunia. Hujan, bergemurulah,
Sebagian anak menyukai musim hujan. Mereka bersenang-senang di bawah bersama teman dengan sukacita. Kadang-kadang badan menggigil tak merupakan fenomena alam. Dengan adanya hujan tumbuh-tumbuhan akan hidup. Makanan tumbuhan memerlukan air untuk menjaga bawah ini merupakan puisi tentang hujan untuk anak SD. Tentunya puisi yang sangat sederhana dan mudah mulai turunDengan gerimis yang ringanLalu perlahan-lahanHujan deras datangBasah lah jalanBegitu pula dengan kebunHujan datang menyapaUntuk menumbuhkan tanaman2. Hujan oh HujanHujan oh hujanBetapa aku gembiraKetika engkau datangLalu turun dengan derasnyaAku senang bermainDi bawah guyuran air jernih muWalaupun dingin aku tak peduliYang penting bahagia dalam hati3. BermainAyolah kawan-kawanMari main bersamakuDiantara hujan yang mengguyurMari kita bersenang-senangHujan adalah anugerah TuhanUntuk memberi kita kehidupanAir yang jernih dan bersihSebagai rahmat Tuhan Yang Hujan TurunJika hujan turunHatiku pun gembiraDuduk aku di sudut rumahMenatap hujan yang menari-nariSuasana tampak indahHatiku pun terasa amat damaiUdara berubah bersihTumbuh-tumbuhan pun menjadi segar5. BungaKulihat bunga mekar berseriDi taman indah di depan rumahSaat hujan menari-nariBunga tampak gembiraHujan dan bungaBegitu serasiMenjadi pemandangan yang indahTak mungkin aku lupa6. GerimisSemenjak pagiHujan telah turunRintik-rintik tak berkesudahanWalau hari telah siangHujan adalah anugerahDari Tuhan Yang Maha kuasaTurunnya begitu indahMembuat kita terpesonaGerimis rintik tak pernah hentiBumi ini pun dibasahiNamun lihat lah para petaniTurun ke sawah gembira hati7. DerasAwan hitam bergulung gulungBumi pun tampak suramSuara petir menggelegarMembuat jantung berguncangDan dengan tiba-tibaHujan turun begitu derasnyaMembasahi apa yang adaHalaman rumah penuh airJalan-jalan pun tergenangBanyak kota terendam banjirBagaikan kolam untuk berenang8. Hujan di Pagi HariKubuka matakuFajar Pagi telah menyingsingWaktu pagi telah tibaTetapi kudengar alunan suaraHujan turun menimpa atapSuaranya merdu di telingaHatiku merasa gembiraSuara hujan mengusir senyapPerlahan-lahan aku buka jendelaIngin ku lihat di luar sanaHujan yang turun renyaiMenghadirkan rasa damai9. BerdoaJendela hujan datangTanda rahmat sedang dikucurkanItulah saat kita berdoaSaat-saat dikabulkanBila hujan turun derasMari lantunkan doa yang ikhlasMeminta kasih sayang dari-NyaAgar bahagia dunia akhirat10. PelangiBila hujan telah redaHanya rintik yang tersisaDan matahari mulai bercahayaMaka kulihat sesuatu yang indah di sanaTerpampang pelangiBagaikan selendang berwarna-warniMelengkung anggun di ufuk langitRasa kagum merasuk di hati11. Hujan di Sore HariSemenjak pagiBegitu terik cahaya matahariMembuat panas udara di bumiSedikit demi sedikitAwan datang bergunung-gunungBerwarna hitam tampak suramDialah awan yang membawa hujanKetika senja telah tibaHujan pun turun dengan derasnyaUdara panas berganti dinginUdara yang kering berganti basah12. Sore Yang IndahBetapa indahnya sore ituSaat hujan turun malu-maluBagai gerimis yang terus mengalirHujan turun begitu romantisDibawalah pelangi indahUntuk menemani kedatangannyaMata insan pun terkesimaBetapa sore itu sangat KuharapKuharap hujan segera turunMembahasa bumiku yang gersangMembasahi sawah dan ladangAgar petani merasa senangKemarau panjang belum berhentiPanas terik cahaya matahariKuharap Hujan tak lama lagiMembasahi bumi ku ini14. Alam Lihatlah di keluasan alamSaat awan turun kan hujanAirnya mengalir begitu derasDari gunung sungai hingga ke pantaiDengan air bumiku hidupMenyegarkan pepohonanMembersihkan udaraDan menumbuhkan Puisi hujanLangit tampak gelapMatahari bersembunyiHanya mendung yang menggantungDiantara bumi yang sunyiAir hujan pun turunBeserta petir yang menyambarTerdengar pula suara gunturMembuat jantungku berdebar16. Rintik-RintikHujan turun rintik-rintikDari balik jendela aku memandangHujan terus menari-nariHari belum juga terangDamai Hati memandangmuDamai Hati mendengar suaramuWalau udara terasa dinginNamun jiwaku terasa hangat17. Sajak HujanButir-butir airJatuh ke bumi yang mulai gersangMembasahi setiap sudutJalan, halaman, kebun, dan segalanyaAir mengalir menuju sungaiHingga jauh menuju pantaiSayang seribu kali sayangAir terhambat sampah yang berserakan18. MusimTelah datang musim hujanMenggantikan musim kemarauCahaya dari matahariAkan indah bersama pelangiPuisi SMPDi bawah ini merupakan kumpulan puisi untuk anak-anak SMP yang bertemakan TermenungApakah aku hanya termenungSaat memandang hujan turunMungkin karena membawa damaiMembuat sawah ladang begitu PermaiHujan adalah anugerah TuhanKepadanya kita bersyukurTanpa air hanya kematianDan bumi tak mungkin subur20. KukenangAkan ku kenang selaluSaat bermain di bawah hujanDengan Hati penuh kegembiraanBermain bersama dengan kawanAkan aku simpanKenangan indah di bawah hujan Sebuah kenangan yang tak terulangNamun indahnya tak terbilangPuisi Alam 21. Puisi desaHujan turun di DesakuDesa yang indah, permai dan ku cintaDengan gerimis maupun rintikHujan disambut dengan kebahagiaanPara petani lama menantiKapankah turun hujan yang membasahi?Di Desaku Yang kurinduHujan mengalir ke selokanMenggenangi sawah membasahi ladangMembawa desaku menjadi Permai22. Puisi ibuWahai ibukuEngkaulah pahlawankuYang menghargai diriku selaluBerjuang demi masa depankuBetapa besar jasa jasamuTak mungkin aku membalasnyaNamun doa pelantun selaluUntuk Ibu yang tercinta23. Puisi alamTentunya kita juga harus belajar membuat puisi alam. Indonesia adalah sebuah negeriYang alamnya indah berseriDi sinilah aku dilahirkanDisini pula aku dibesarkanSawah sawah terbentangBegitupula dengan ladangMemandangnya hati pun damaiMengunjunginya jiwa terasa tentram24. MatahariBerikut ini adalah puisi berjudul "matahari". Ketika matahari terbitItu adalah sebuah pertandaBahwa kita masih berkesempatanMeraih cita-cita dan masa depanJadilah seperti matahariYang selalu menerangiKeluhan orang dia tak peduliHanya menjalankan tugas dari robuna Izzati24. Puisi ibu yang singkatKau bagaikan sang suryaMenerangi Alam rayaMaka kau menerangi jiwaMengisi hatiku dengan bahagia25. Anak-anakAnak-anak adalah titipanDari Tuhan Yang Maha penyayangJangan pernah disia-siakanApalagi ditelantarkanAnak-anak adalah kedamaianBagi hati seorang insanBermain selalu dengan riangTak mengenal kesusahan26. Puisi tentang lingkungan Indonesia amatlah suburHutan luas membentangPantai indah begitu panjangGunung-gunung tinggi menjulangTapi semuanya hilangDirusak oleh tangan-tangan insanRusak oleh keserakahanKetamakan manusia tak berkesudahan27. TentaraLihatlah para tentaraBerseragam loreng berbaris gagahDengan memanggul sebuah senjataSiap membela negeri tercintaTerima kasih wahai tentaraNegeri ini selalu kau jagaHingga kami tentram sejahteraHidup tenang dalam PegununganDiantara hamparan negerikuTumbuh gunung yang menjulangPuncaknya menyentuh awanBadan yang kokoh dari bebatuanKaki kecil yang mendakiPasti akan merasa letihMenapaki jalan setapakBerliku-liku hingga ke puncakTapi lihatlah betapa indahPemandangan di atas sanaDiantara udara yang dinginTumbuh bunga aneka rupa29. Guruku PahlawankuGuruku pahlawankuYang telah mengajarikuMembimbing dengan sabarTanpamu aku tak mengertiBagaimana berhitung dan membacaTerima kasih wahai gurukuEngkau adalah pahlawankuPuisiTentang Hewan Untuk Anak SD. Semut Yang Mungil. Engkaulah semut yang mungil, Ukuranmu sangatlah kecil, Berbondong berebut makanan, Untuk melangsungkan kehidupan. Makanan kau bawa ke sarang, Berbondong saling menopang, Meski tubuhmu sangat kecil, Tapi kerjasamamu amat terampil. Kaulah di semut hitam, Selalu berjalan tak suka diam, Jumlahmu Ingin membuat puisi hujan yang bermakna? Simak berbagai contohnya di bawah ini, ya! Puisi adalah salah satu karya sastra yang hingga saat ini memiliki banyak penggemar, mulai dari orang dewasa hingga kalangan muda. Jenis sajak yang satu ini biasanya berisi pandangan atau perasaan penyair mengenai berbagai hal. Oleh sebab itu, puisi seringkali memiliki makna mendalam. Puisi pun menjadi karya sastra yang tak terbatas pada tema tertentu. Bahkan, kamu pun bisa membuat puisi tentang hujan. Ya, hujan memang memiliki makna tersendiri bagi setiap orang. Sebagian orang menganggap bahwa hujan merupakan bentuk ungkapan kesedihan. Sementara yang lain, menganggapnya sebagai sebuah kenangan. Untuk alasan tersebut, fenomena alam yang satu ini kerap dijadikan sebagai inspirasi untuk membuat sebuah puisi. Nah, bagi kamu yang tertarik untuk membuat sajak hujan, berikut beberapa contohnya! Dilansir dari berbagai sumber, inilah contoh puisi tema hujan yang memiliki makna mendalam. 1. Setetes Kenangan Hujan Dulu, Saat semburat merah jingga nan elok. Saat gumpalan kapas gelap bersanding bersama cakrawala. Tetes kehidupan jatuh serentak. Membombardir ribuan kilometer lahan. Impresi menguap di atas tanah. Larut bersama wewangian hujan. Di bawah rintik-rintik nikmat Tuhan. Tersemat manis indahnya janji masa depan. Penuai kebahagiaan semu berselimut basah. Kini, Harus beradu dengan nestapa. Menatap seruan hina yang menyayat jiwa. Menusuk hingga rindu menyeruak keluar. Dengan satu tarikan napas gusar. 2. Hujan yang Turun Lagi Hujan ini turun lagi. Untuk kesekian kali. Mengingatkanmu. Mengingatkanku. Tentang rintik. Soal waktu yang sedetik. Hujan ini turun lagi. Menetesi kedua pipi. Membasahimu. Membasahiku. Tentang kenangan. Soal air mata yang berlinang. Hujan ini turun lagi. Dari kata yang kau namakan puisi. Namamu. Namaku. Tentang kata kata cinta. Soal rasa yang pernah singgah. Hujan ini turun lagi. Membekas di lubuk hati. 3. Puisi Hujan Bulan Juni Tak ada yang lebih tabah, Dari hujan bulan Juni. Dirahasiakannya rintik rindunya. Kepada pohon berbunga itu. Tak ada yang lebih bijak, Dari hujan bulan Juni. Dihapusnya jejak-jejak kakinya. Yang ragu-ragu di jalan itu. Tak ada yang lebih arif, Dari hujan bulan Juni. Dibiarkannya yang tak terucapkan. Diserap akar pohon bunga itu. 4. Hujan Malam Ini Gulungan awan hitam. Telah jadi tanda kehadirannya. Mengalir deras. Ia menghantam bumi. Tak ada lagi tanah gersang. Tak ada lagi bunga yang kehausan. Tak ada jiwa yang rasakan dahaga. Semua tergenangi oleh kesejukannya. Semua kini turut terdiam. Tak ada kata yang terdengar. Semua hanya bisa berharap. Dia kan datang membawa berkah. Bukan tragedi atau bencana. 5. Hujan dan Namamu Senandung lagu mendekap lirih romansa jiwa. Benak menyapa raut wajah yang nyaris tenggelam. Dalam lautan mimpi sang penghirup malam. Melawan hujan, mereguk jejak tanpa nama dunia. Dia yang mencoba membaca arah. Dalam gelap, memanggil cahaya yang tersembunyi di balik aksara. Berdiri sendiri mencoba mengenal suara kerinduan. Adakah dia di sana masih terpaku menatap kenangan. Kemana kau akan berlari. Melepas pagi dan mencoba memutar mentari. Apalah kau masih terlelap dan terus bermimpi. Memuja cinta tanpa rasa haus duniawi. Kenangan hujan memanggilmu, dan tetap memanggil namamu. Meski luka mencoba menjauhkan dirimu dari putaran waktu masa lalu. Bulan di sana masih merindukanmu. Untuk kembali padanya, tanpa menghapus tangisan hujan di wajahmu. 6. Saat Hujan Turun Berteriaklah di depan air terjun tinggi debam suaranya memekakan telinga. Agar tidak ada yang tahu kau sedang berteriak. Berlarilah di tengah padang ilalang tinggi. Pucuk-pucuknya lebih tinggi dari kepala agar tidak ada yang tahu kau sedang berlari. Termenunglah di tengah senyapnya pagi Yang kicau burung pun hilang entah kemana agar tidak tahu kau sedang termangu. Dan menangislah di tengah hujan yang lebat. Agar tidak ada orang tahu bahwa kau sedang menangis. Perasaan adalah perasaan. Tidak dibagikan, tidak diceritakan, tidak disampaikan dia tetap perasaan. 7. Apa Kabar Hujan? Hujan, apa kabar? Malam ini saat kau hadir seketika membawaku dalam dimensi lain. Kau ajak setumpuk kenangan turun bersamamu untuk menghampiriku. Saat itu aku sedang terluka dan kaulah yang setia menemaniku. Hujan, kau ingat isak tangisku malam itu? Ku ceritakan semuanya kepadamu dan kau simpan baik-baik ceritaku sampai hari ini. Hujan, kaulah saksi betapa kuatnya aku saat itu. Hingga hari ini aku bisa berdiri dengan tegak. Akan ku berikan ucapan terima kasih karena kau selalu menyejukan hatiku. 8. Hujan Kumpulan Puisi Tentang Hujan Singkat Sumber 9. Aku, Kamu dan Hujan Contoh Puisi Hujan yang Menarik Sumber 10. Cerita Hujan Mata yang selalu bersinar. Indah senyum yang disunggingkan. Kepiawaian dalam berbicara. Anugerah Tuhan yang sungguh sempurna. Elokkah aku inginkannya? Langkah hati ingin berada di dekatnya. Alangkah indah bila tak ada benteng. Rasa hati ingin aku sampaikan. Dari perasaan yang terdalam. Yakin ini cinta dalam hati yang kunyatakan. *** Itulah kumpulan puisi hujan singkat yang penuh makna. Temukan juga ulasan lainnya seputar kumpulan puisi hanya di Agar tak ketinggalan berita terbaru, ikuti terus Google News kami, ya. Yuk, segera wujudkan keinginan untuk memiliki rumah impian bersama karena kami selalu AdaBuatKamu.Danberikut ini beberapa puisi romantis pendek yang cocok untuk pasangan kekasih. Puisi tentang bunga mawar paling romantis operator sekolah. Bunga matahari bunga matahari matahari bunga. Jangan Seperti Matahari Katakata, Katakata indah turun hujan sore hujan di tanah suci satanic sore hari Gambar Bunga Matahari Lucu Foto Stok Gratis Tentang
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Di pojok tembok berwarna kuning tua ini pelan-pelan kuraih buku-buku yang ada dalam tas hitam kecil. Aku membacanya satu per satu sambil mendengar bunyi genteng yang semakin lama semakin keras akibat rintihan hujan. Kabut pun ikut menutupi daun-daun di luar bunga yang sangat indah seakan-akan ingin menyapa hujan ini dengan penuh syukur karena bisa diberi kehidupan terkhusus bagi tanaman yang kian lama kian mengering akibat tidak ada lagi air untuk diserap. Aku terus membolak-balikkan buku-buku yang ada di depanku seakan-akan teringat akan sesuatu hal yang tertinggal di asrama bangunan berwarna merah maron tua aku mengacak-acakan rambutku berusaha mengingat apa yang tertinggal di sana. Lalu, aku menemukan jawabannya. Ternyata ada catatan buku Sejarah Gereja yang tertinggal. Mengingat hari ini ada pengambilan nilai tugas dari catatan, tanpa aku mempedulikan keadaan di luar sana kabut dan juga hujan angin deras aku terbangun dari kursi lalu meraih gender pintu lalu cepat-cepat aku keluar. Kebetulan ada seorang perempuan berbadan ramping, berkulit putih bersih dan memiliki senyuman manis ketika memberi sapaan hangat di pagi hari. Di mana saja kujumpai sosok pemilik rambut air pendek melingkar di atas pundaknya, yang berlari menggunakan payung hitam. Namanya Anastasia yang biasa disapa dengan nama Mayang. Aku sangat mengaguminya selama ini. Si wanita pemilik senyum manis berbadan kurus tinggi ini lahir dari keluarga berada yang memiliki seorang ayah abdi negara dan ibu seorang guru serta memiliki seorang saudari perempuan dan seorang saudara laki-laki. "Aku sendiri paling tidak bisa saat mengingat kembali detik-detik terakhir ayah saya dipanggil kembali menghadap hadirat Tuhan. Yang membuat saya hampir meninggalkan segalanya akibat trauma dan stres yang begitu dalam karena tidak bisa habis pikir ayahku bisa meninggal dalam keadaan seperti ini ". Katanya ketika kami berdua menunggu jam latihan musik pada suatu waktu. Ketika aku berlari mengejarnya dari belakang sambil memanggil namanya namun kasihan suaraku tidak didengar akibat hujan yang semakin deras. Aku menghampirinya, saat kami bertemu, tertawa lepas sehingga suara kami ditelan oleh derasnya hujan serta kabut yang menyelimuti seluruh permukaan depan ruang kelas. Kami berdua berjalan menuruni tangga sambil ia bertanya kepadaku katanya, "Kamu mau ke mana?" Jawabku sambil tertawa kecil. "Aku mau ke asrama untuk mengambil catatanku yang tertinggal."Lucunya setiap kata yang diucapkan oleh si gadis pemilik senyum manis berbadan kurus tinggi ini aku selalu mengulanginya seperti anak kecil yang sering bercanda dengan teman sebayanya. Hal ini merupakan aksi canda kami ketika berada di dalam payung hitam kecil berjalan menyusuri lorong-lorong cat berwarna kuning di samping Aula Mgr Sulama, yang menyaksikan canda tawa kami yang ternyata juga menertawakan nasib kami yang sama pada pagi ini. Tidak disadari bahwa jas orange yang kami kenakan serta rok hitam panjang di bawah lutut sudah basah kunyup akibat hujan yang deras dan karena payung yang kami gunakan sangat kecil sehingga tidak dapat menutupi dua makluk yang mengalami nasib malang pada pagi kami kembali berdua ke kelas dengan menggunakan payung hitam kecil ini. Banyak kisah, cerita dan kebahagiaan di balik payung hitam dengan ditemani oleh hujan dan kabut tebal yang menyelimuti seluruh permukaan daun-daun di sepanjang jalan yang kami telusuri. DC dan EO Lihat Diary Selengkapnya